Inspiration

Pentingnya Introspeksi Diri Itu Laksana Bercermin

Sahabat Peradaban Kasih UC We-Media yang terkasih, mari sejenak kita perhatikan cermin. Pernahkah kita menyadari betapa menariknya cermin itu? Ternyata merenungkan cermin membuat kita bisa menyadari pentingnya introspeksi diri. Bagaimana bisa? Begini jawabannya.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Dalam dunia dongeng, cermin mempunyai kekuatan yang luar biasa. Dengan cermin, imajinasi anak-anak bisa berkembang masuk ke dalam dunia dongeng yang penuh misteri.

Pernah dengar atau baca kisah sang ratu jelita dalam kisah Snow White? Ia selalu meminta nasihat dari kekuatan cermin yang ada padanya untuk mendapatkan peneguhan tentang citra-dirinya. Maka, sang ratu akan bertanya kepada si cermin, “Wahai cermin di dinding, siapakah yang paling cantik di antara semua perempuan?”

Sayangnya, si cermin tidak menjawab pertanyaannya. Lalu ia meledak dalam amarah yang dahsyat yang membuat kecantikannya berubah seorang nenek sihir yang jahat. Bahkan, disertai dengan sifat-sifat yang mengeringkan.

Begitulah, cermin memiliki makna penting dalam kesadaran diri untuk melakukan suatu introspeksi. Melalui cermin refleksi dan introspeksi, kita memandang diri kita agar mampu menemukan citra diri kita yang sesungguhnya. Introspeksi diri laksana cermin yang membantu kita memandang kehidupan kita dalam penglihatan kita yang jujur.

Kita bisa bercermin melalui apa saja untuk introspeksi diri kita. Peristiwa-peristiwa hidup, pengalaman, pribadi-pribadi yang kita jumpai, tulisan-tulisan yang kita baca, bisa menjadi semacam cermin untuk melakukan instrospeksi diri. Minimal, melalui cermin itu, kita bisa membuat perbandingan atas segala sesuatu yang terjadi dengan pengalaman kita sendiri.

Namun yang lebih penting adalah bahwa kita bisa melihat perspektif yang lebih mendalam tentang diri kita. Harapannya, kita mampu menemukan diri kita seutuhnya, dan kemudian menerima dengan penuh syukur dan bahagia. Atas segala kekurangan dan bopeng yang kita temukan melalui cermin introspeksi, kita bisa belajar dan memperbarui diri menjadi lebih baik.

Itulah arti penting introspeksi diri laksana cermin untuk memandang wajah kehidupan kita. Selamat mencoba melakukan introspeksi diri. Kita bisa melakukannya pada tengah hari, atau pada saat menjelang tidur malam. Kita bertanya tentang segala sesuatu yang terjadi setengah hari atau sepanjang hari yang sudah kita lewati. Kita temukan diri kita dengan segala kekuatan dan kelemahan yang ada. Kita persembahkan kepada Tuhan yang Maha Kasih, ada hidup kita diubah selalu menjadi putih dan bersih.

Semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih bagi kita semua. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

Johar Wurlirang Semarang, 6/3/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi oleh buku Henri J.M. Nouwen, Beyond the Mirror. Reflection on Death and Life, The Crossroad Publishing Company: New York, 2001; khususnya bagian pengantar yang ditulis oleh Robert Durback.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2184728911922616?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.