Inspiration

Empat Nasihat Inspiratif St. Yosef Copertino Tentang Iman, Bagi Yang Mau Terinspirasi

Sahabat Peradaban Kasih UC News terkasih. Artikel ini merupakan refleksi atas perjumpaan dengan Pak Rektor Unika Soegijapranata Semarang, Prof Dr Frederik Ridwan Sanjaya MSIEC saat makan siang di rektorat bersama Bu Cecil (WR I) dan Mas Beni (WR IV). Pada kesempatan itu (Selasa, 24/4/2018), Pak Rektor memberikan padaku sebuah buku berjudul Santo Yosef dari Copertino – Pelindung Para Pelajar. Buku itu ditulis oleh Pastor Salvatore M. Sabato, OFMConv.

Referensi pihak ketiga

Pada tanggal 20 April 2018 yang lalu, saya sendiri mendapat kabar dari Pater Markus Solo, SVD di Vatikan yang memberitahukan bahwa beliau sedang membawa relikwi Santo Yosef Copertino dari Padre Salvatore untuk Unika Soegijapranata Semarang. Nah, terkait dengan hal itulah, maka Pak Rektor memberikan padaku buku tentang Santo Yosef Copertino (1603-1663) tersebut.

Referensi pihak ketiga

Maka, sambil menunggu datangnya relikwi, saya baca buku tersebut, dan saya temukan beberapa nasihat Santo Yosef yang mungkin bermanfaat untuk siapa saja yang membaca artikel ini dan mengimaninya. Bagi yang tidak percaya tidak masalah. Ini hanya untuk yang mau menerima saja secara sukarela.

Referensi pihak ketiga

Minimal, ada empat nasihat yang bagiku menarik untuk dibagikan pada kesempatan ini. Inilah keempat nasihat tersebut, yang terkait dengan iman dan penyerahan kepada Tuhan. Bagi Anda yang mau, semoga terinspirasi oleh nasihat ini.

(1) “Orang yang menyerahkan hatinya kepada Tuhan akan menjadi seperti gambus. Dari jarinya Tuhan memainkan tali sesukanya, melodinya luar biasa.”

(2) “Iman yang hidup adalah iman yang menyerahkan diri kepada kehendak Tuhan dan sadar bahwa ada atau tidak ada mukjizat, yang diperbuat Tuhan adalah yang paling baik.”

(3) “Biarkan Tuhan memelihara engkau. Dia tahu apa yang harus diperbuatNya dan pasti lebih baik dari yang kamu sendiri bisa perbuat.”

(4) “Hendaknya tetap tenang, jangan ragu-ragu, percayalah kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Tuhan setia pada orang yang menyerukan namaNya dengan hati bersih.”

Demikian, semoga bermanfaat, juga dalam rangka mewujudkan peradaban kasih di antara umat manusia, apa pun agama dan kepercayaan kita. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 24/4/2018.

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi oleh buku Santo Yosef dari Copertino, Pelindung Para Pelajar, karya P Salvatore M. Sabato, OFMConv (Kanisius, Yogyakarta: 2016).

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3600969925112892?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.