Inspiration

Dahsyat Inspiratif! Tuhan Allah Melindungi HambaNya Yang Teraniaya, Jangan Pernah Takut!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Artikelku ini merupakan refleksi sekaligus doaku bagi hambaNya yang teraniaya. Dialah seorang ibu yang dalam arti tertentu teraniaya namun aku yakin, Tuhan Allah yang maha baik melindungi dan menjaganya di saat teraniaya. Seperti apa dan bagaimana?

Referensi pihak ketiga

Pertama, di saat sedang merenungkan tema bahwa Allah melindungi dan menjaga hambaNya yang teraniaya, saya menerima kiriman youtube dan berita tentang seorang ibu yang diintimidasi oleh kerumunan massa. Kamu bisa melihat youtube-nya yang viral. Dengan sadar dan sengaja saya justru tidak menyertakan youtube itu di sini untuk menjaga martabat platform UC dari hal-hal yang norak dan menurutku tak beradab serta tak berperikemanusiaan itu. Youtube dan berita yang viral itu terkait dengan kelompok masa dengan seragam tertentu yang mengintimidasi seorang ibu yang mengenakan kaos bertuliskan #DiaSibukKerja. (Sumber: Jakartanicus). Begitu melihat tayangan itu, saya langsung berdoa bahwa Tuhan menjaga dan melindungi ibu itu. Dia dianiaya secara verbal dan mental. Pasti Tuhan menjaga, melindungi dan memberkatinya.

Referensi pihak ketiga

Kedua, Allah sungguh menjaga dan melindungi hambaNya yang teraniaya. Dalam konteks peristiwa ini, saya melihat Tuhan hadir dalam diri banyak orang yang membela ibu itu. Saya salut dan hormat dengan respon penuh kasih kemanusiaan yang disampaikan Bapak Mahfud MD sebagai tanda nyata kehadiran Tuhan yang membela hambaNya yang teraniaya. Beliau mengatakan bahwa hatinya tersayat pedih mendengar dan melihat hal itu. Menurutku, inilah sebentuk cara nyata Tuhan Allah menjaga dan melindungi ibu itu sebagai hamba yang teraniaya. Luar biasa istimewa. (Sumber: tribunnews.com, 30/4/2018).

Referensi pihak ketiga Inilah Ibu yang teraniaya dalam intimidasi itu. Aku yakin, Tuhan menjaga, melindungi dan memberkati dia selalu

Ketiga, dari peristiwa nyata itu, marilah kita yakin dan percaya bahwa Allah selalu menjaga dan melindungi hambaNya yang teraniaya. Lebih dari segalanya, berbahagialah kita bila kita sendiri tidak tergoda dan terjebak menjadi bagian dari si penganiaya. Mengapa? Sebab para penganiaya itu tidak sedang menzalimi manusia, melainkan berhadapan dengan Tuhan Allah, Sang Pencipta!

Referensi pihak ketiga

Demikian refleksi dan permenunganku tentang tema Allah melindungi hambaNya yang teraniaya berangkat dari pengalaman nyata di depan mata kita. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JohArt Wurlirang, 1/5/2018

Sumber: refleksi pribadi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1922975304630391?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.