Inspiration

Dahsyat! Perjalanan Merajut Kerukunan Dalam Keragaman Demi Kasih Dan Persahabatan

Sahabat peradaban kasih yang terkasih. Hari Sabtu (28/4/2018), bersama sahabat dan rekanku, Lukas Awi Tristanto yang juga Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (Kom HAK KAS), saya berangkat ke Lamongan. Untuk apa? Inilah jawabannya.

Referensi pihak ketiga

Pertama, para sahabatku PCNU Lamongan mengundangku sebagai sahabat yang kebetulan bertugas sebagai Ketua Kom HAK KAS dan selalu peduli untuk merajut kerukunan dalam keragaman demi kasih dan persahabatan. Saya merasa sangat terhormat menerima undangan ini untuk berbagi pengalaman tentang merajut kerukunan dalam keberagaman berbasis kasih dan persahabatan. Itulah sebabnya, saya bersama Mas Lukas Awi berangkat memenuhi undangan ini sebagai tim.

Referensi pihak ketiga

Kedua, kami berdua menempuh perjalanan menuju Lamongan dengan naik kereta api ekonomi Ambarawa. Perjalanan ini pun menginspirasiku dalam rangka merajut kerukunan berlandaskan kasih dan persahabatan. Keramahan para penumpang yang meskipun tak saling kenal, namun tetap memberikan senyuman saat saling menyapa, sungguh indah. Ini menginspirasiku dengan pengharapan alangkah indahnya pula bila kehidupan bersama ditandai dengan senyuman, bukan cacian ataupun hujatan.

Referensi pihak ketiga

Ketiga, kerukunan dalam keberagaman berlandaskan kasih dan persahabatan dapat selalu kita bangun dengan siapa saja. Bahkan selalu ada wajah baru yang penuh inspirasi dan memberi motivasi untuk kerukunan dalam keberagaman. Para sahabatku PCNU Lamongan adalah sahabat-sahabat baruku, yang diprakarsai oleh Kang Muhammad Nursalim dan Kang Husni Muhammad. Kedua sahabatku ini adalah pribadi-pribadi inspiratif yang memiliki komitmen tinggi dalam membangun dan menjaga kerukunan dalam keberagaman berlandaskan kasih dan persahabatan.

Begitulah girls and guys, perjalanan dari Semarang menuju Lamongan memberi inspirasi untuk membuat refleksi dan renungan ini. Semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Stasiun Babad to Lamongan, 28/4/2018.

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3541395748215760?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.