Inspiration

Inspiratif! Kasih Persahabatan Dan Keramahan Mereka Sungguh Luar Biasa, Bagaimana Anda?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah refleksiku selama dua hari satu malam berada di Lamongan, Jawa Timur. Ini adalah pengalaman perdana daku berada di Lamongan. Alhamdulillah, Puji Tuhan! Pengalaman pertama ini dihiasi keindahan, kasih persahabatan dalam keramahtamahan. Seperti apa dan bagaimana persisnya?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pertamasejak saya dan Mas Lukas Awi tiba, kami sudah disambut dengan sikap kasih, bersahabat dan ramah. Itu tampak dari para penjemput kami: Muhammad Husni, Bruno, Stevanus dan Subiyono. Lalu bergabung dalam penjemputan itu beberapa kawan lain: Muhammad Nur Salim, Zacki, John Thamrun, dan Daud Yusuf. Ternyata, merekalah yang dengan sukacita dan kegembiraan selalu menyertai kami selama di Lamongan hingga saat saya kembali ke Semarang. Hanya John Thamrun yang harus kembali ke Surabaya pada Sabtu malam.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Kedua, secara khusus saya mengalami kasih, keramahan dan persahabatan dari pengurus Gereja Stasi Lamongan Paroki Gresik. Mereka menyediakan kamar untuk beristirahat dan akomodasi selama saya di Lamongan. Mereka juga mengantarku berkunjung ke Desa Pancasila Balun, ziarah kubur Sunan Tawangalun dan acara talk-show kebangsaan dalam rangka harlah PCNU, IPNU dan IPPNU. Mereka hadir dan turut beracara hingga selesai di tengah malam. Ini sungguh istimewa! Orang muda Katolik Lamongan dan para Pengurus Stasi Lamongan sungguh istimewa dalam kasih, persahabatan dan keramahan dalam kerjasama dengan PCNU Lamongan. Oh betapa indahnya, hidup rukun bersaudara!

Pemilik hak cipta: Alo)ys Budi Purnomo Pr

Ketiga, pada hari Minggu sesudah Misa, mereka dengan sukacita mengantarku bersilaturahmi ke Ponpes Sunan Drajat di Paciran. Turut serta dalam silaturahmi ini There dan suaminya. Mereka pun ikut mengantar kami menuju stasiun kereta api Lamongan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Sungguh, dalam semua itu, mereka telah menjadi tuan rumah yang penuh kasih, bersahabat dan ramah. Padahal ketahuilah, jumlah umat Katolik di Stasi Lamongan sangat sedikit saja. Tak lebih dari lima puluhan kepala keluarga. Namun mereka penuh kasih, semangat bersahabat dan ramah. Mereka juga bekerjasama baik dengan para sahabat PCNU Lamongan. Ini bukan teori. Saya sudah mengalami dan menjadi saksi tentang hal ini.

Terima kasih Pak Bruno dan seluruh jajaran pengurus Stasi Lamongan yang penuh kasih, bersahabat dan ramah. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati Anda.***

Kereta Api Gumarang to Semarang, 29/4/2018.

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1815592087167915?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.