Inspiration

Inspiratif! Sang Penganiaya Itu Ganti Teraniaya Atas Alasan Saat Dia Menganiaya, Kok Bisa?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Ada kisah inspiratif dalam tradisi Kristiani tentang seseorang yang sebelumnya dengan penuh kebencian menganiaya serta berkobar-kobar mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan; namun ia berbalik 180 derajat bertobat dan karenanya ia justru dianiaya; namun Tuhan selalu menjaga dan melindunginya. Kisah itu terjadi dalam diri Saulus (sebagai sang penganiaya) yang kemudian mengubah namanya menjadi Paulus (sebagai sang teraniaya). Beginilah kisahnya.

Referensi pihak ketiga

Suatu hari, Saulus, pemuda ini dengan berkobar-kobar siap mengancam dan membunuh para murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar Yahudi, dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem. Namun, dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” KataNya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu. Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.”

Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun. Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik. Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.

Referensi pihak ketiga

Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: “Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!” Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa, dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi.” Jawab Ananias: “Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudusMu di Yerusalem. Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil namaMu.” Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagiKu untuk memberitakan namaKu kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena namaKu.”

Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.” Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.

Beberapa hari kemudian orang Yahudi merundingkan suatu rencana untuk membunuh Saulus. (Sumber: Kisah Para Rasul 9:1-18,23).

Referensi pihak ketiga

Begitulah Saulus yang sebelumnya berkobar-kobar menganiaya jemaat Kristiani itu pada zamannya justru berbalik arah. Berkat penampakan yang dialaminya, ia bertobat. Ia tak lagi menganiaya jemaat yang mengimani Tuhan; sebaliknya, justru ia dianiaya karena iman. Namun, Tuhan selalu menjaga dan melindunginya hingga seluruh tugasnya dianggap tuntas.

Tetap semangat mewartakan kasih, kebaikan, kerukunan dalam keberagaman. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati.***

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1975827531761863?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.