Inspiration

Cara Inspiratif Memilih Yang Baik Dan Tidak Tertipu Yang Jahat Yang Menyesatkan

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Seseorang bertanya padaku: Bagaimana kita bisa mengerti gerakan dalam diri kita itu berasal dari yang baik atau yang jahat? Bagaimana cara memilih yang baik dan tidak tertipu yang jahat yang menyesatkan? 

Referensi pihak ketiga

Pertama, kita perlu cermat melihat bahwa yang baik selalu mendorong kita untuk melakukan hal-hal yang selaras dengan kehendak Tuhan. Sebaliknya, yang jahat itu selalu membujuk kita melakukan hal-hal yang buruk.

Referensi pihak ketiga

Kedua, tolok ukur yang jahat biasanya ditandai sifat buruk yakni keserakahan, kebencian, kesombongan, kekerasan, kedengkian, hawa nafsu, percabulan dan hal-hal yang menyiratkan sifat jahat. Tolok ukur yang baik tampak dalam sifat ramah, sabar, ugahari, murah hati, pengampunan, kasih, sopan santun dan kerahiman.

Referensi pihak ketiga

Nah, dengan memegang dua hal itulah, kita bisa menentukan cara memilih yang baik dan tidak tertipu yang jahat yang menyesatkan. Soa girls and guys, mari kita buka hati kita untuk memilih yang baik dan jangan sampai kita tertipu oleh yang jahat menyesatkan. 

Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 11/5/2018

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan sharing pengalaman

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3016181622063530?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.