Inspiration

Keren Inspiratif! Cinta, Mengapa Kita Beda?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Sepasang pemuda pemudi saling jatuh cinta, namun terhalang oleh satu hal prinsip. Mereka beda agama! Penasaran bagaimana kisahnya?

Referensi pihak ketiga

Namanya Ramadan dan Maria. Mereka sama-sama aktifis dalam gerakan kerukunan, persaudaraan sejati dan perdamaian. Bersama dengan rekan-rekannya mereka sering berkoordinasi untuk berbagai karya kemanusiaan.

Kamu bisa menebak kisah selanjutnya. Ramadan dan Maria pun ternyata saling jatuh cinta satu terhadap yang lain. Namun, mereka juga menyadari bahwA mereka berbeda. Lalu harus bagaimana?

Referensi pihak ketiga

Ramadan beragama Islam. Maria beragama Katolik. Cinta mereka tumbuh bersemi. Masing-masing menyadari bahwa berbeda agama, namun mereka harus saling menjaga rasa keagamaan masing-masing.Tanpa mengurangi rasa hormat atas berbedaan dan rasa saling cinta, mereka tetap terus menjalin kerja sama untuk kerukunan, persaudaraan dan perdamaian. Ramadan dan Maria tetap saling mencintai. Mereka berdua bertanya kepada seorang Ustad. Dan jawaban sang Ustad sangat bijaksana. Allah menghargai perbedaan. Semoga kalian mendapat petunjuk. 

Perjalanan cinta mereka pun menjadi kesempatan untuk saling mencerahkan satu terhadap yang lain. Maria memperkenalkan prinsip ajaran Katolik kepada Ramadan. Ramadan dan Maria masih terus bergumul dengan cinta mereka. Masing-masing saling bertanya, “Cinta, mengapa kita berbeda?”

Referensi pihak ketiga

Menurut kamu? Bagaimana mereka harus mengambil keputusan? Lanjut? Putus? Kalau lanjut lalu harus bagaimana? Apakah mereka putus? Jawabannya ada di artikel berikutnya sesudah ini. Bagian ini akan kuakhiri di sini.

Itulah sepengggal kisah yang belum selesai kulihat dari dramam ethnic musical yang digelar di JEC Jogya saat saya sedang menulis refleksi ini sambil menikmati alunan karya kreatif Yunan Helmi, sahabatku. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua. (bersambung)***

JEC Jogya, 12/5/2018.

Sumber: refleksi berdasarkan drama ethnic musical “Cinta, Mengapa Kita Beda?” karya Yunan Helmi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/421304176256053?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.