Inspiration

Waspadalah! Roh Jahat Menjerumuskan Secara Perlahan, Tapi Tiada Kata Telat Untuk Bertobat

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Seorang bapak muda yang sedang dikuasai oleh nafsu akan uang tak lagi tertarik dengan hal-hal yang bersifat rohani. Ia bahkan enggan barang sejenak berdoa kepada Tuhan. Ia terjerumus oleh godaan roh jahat yang nyaris tanpa perlawanan, namun penyesalan datang kemudian. Mengapa?

Referensi pihak ketiga

Yang dipikirannya hanyalah uang dan uang! Ia hanya sibuk berpikir, mencari dan mengumpulkan uang. “Buat apa berdoa. Doa tidak mendatangkan uang bagiku. Justru doa hanya membuang-buang waktu produktif yang bisa mendatangkan uang!” Itu yang selalu dikatakannya saat istrinya mengingatkan dia untuk berdoa.

Bahkan, demi mencari uang, ia juga jarang pulang ke rumah. Kalau pulang ke rumah, anaknya yang masih kecil sudah tidur. Akibatnya, relasi dengan anaknya pun menjadi jauh. Hanya sang istri tercinta yang masih setia menunggu kedatangannya. Istrinya sangat sedih melihat suaminya begitu letih dan tak lagi memperhatikan hidup rohaninya. Baginya, uang adalah tuhan yang dicari dan disembahnya.

Referensi pihak ketiga

Akibatnya hidup bapak ini kian jauh dari keluarganya, dari Tuhan. Ia menjadi egois. Kata-katanya menjadi sinis. Bahkan kadang sikapnya pun bengis. Hidupnya sangat materialistis. Ia menyesal. Syukurlah. Tak ada kata terlambat untuk bertobat!

Sahabatku terkasih. Ketika hidup kita dikuasai oleh kecenderungan untuk mengumpulkan harta duniawi, kita terjebak dalam lingkaran kejahatan. Bahaya ini bisa menimpa siapa saja, bila tak lagi waspada. Di situlah orang terjerat pada sikap jahat secara perlahan nyaris tanpa perlawanan. Hanya dibutuhkan sikap waspada.

Referensi pihak ketiga

Begitulah cara roh jahat menjerumuskan seseorang ke dalam jebakannya. Bahkan dengan cara yang sama roh jahat menjerumuskan kita dalam banyak lainnya yang muaranya adalah kejahatan. Mari kita tetap waspada menghadapinya, tak hanya terkait dengan urusan uang, tetapi juga kekuasaan dan jabatan. Kita harus tetap waspada terhadap kekuatan kejahatan. Roh baik selalu mampu mengalahkan roh jahat meski tampaknya terlambat! Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati.***

Wisma Salam, 12/5/2018

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2256760012392132?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.