Inspiration

Akhiri Setiap Prasangka Buruk, Mulailah Membangun Persaudaraan Dengan Siapa Saja, Kawan

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Pikiran kita terkadang atau bahkan sering dikuasai prasangka negatif terhadap orang lain. Itulah yang disebut negative thinking. Nah kalau itu terjadi, apa yang harus kita lakukan?

Referensi pihak ketiga

Jawabannya jelas donk. Akhiri setiap prasangkamu. Mengapa? Karena, setiap prasangka buruk itu menghambat upaya kita untuk srawung. Alih-alih dikuasai prasangka buruk, mulailah membangun persaudaraan sejati dengan siapa saja. Bagaimana caranya?

Inilah salah satu contoh yang saya alami dan nikmati pada Sabtu sore (19/5/2018) di Wonokerso, lereng Merapi. Bersama dengan umat di Wonokerso, Sawangan, Banyutumumpang, orang muda Katolik bekerjasama dengan Gusdurian, Aliansi Bhinneka dan berbagai pihak, menyelenggarakan Festival T(h)ink. Lampu-lampu ting dipersiapkan dengan warna-warni. Dalam suasana itulah sedianya pembukaan pentas seni dilaksanakan di halaman gereja.

Referensi pihak ketiga

Namun, ternyata hujan turun begitu deras dan lebat. Rencana pun diubah. Sesi pembukaan dilaksanakan di dalam gedung gereja, karena di situ tak ada aula atau ruang yang memadahi untuk menampung ratusan peserta yang hadir. Begitulah sesi pembukaan itu berlangsung dengan indah dan semarak tanpa prasangka. Semua tampak rukun, akrab dan bersaudara hingga menjelang buka puasa dan sholat tarawih bagi yang beragama Islam. Sementara umat Islam sholat Tarawih di Masjid yang berdampingin dengan gereja, umat Katolik merayakan Ekaristi HR Pentakosta. Ekaristi dipimpin oleh Romo Vikep Kategorial KAS, Rm. Y Dwi Harsanto Pr didampingi oleh Romo V Suparman Pr, H. Budi Purwantoro Pr, I. Inug SJ, M. Priyanto Pr, Bayu Edvra Pr, G Tulus Sudarto Pr, A Suryo Nugroho Pr, M Joko Lelono Pr dan saya sendiri.

Referensi pihak ketiga

Sesudah Misa acara langsung disambung dengan santap bersama dan pentas seni sesi kedua. Acara juga diteguhkan dengan pesan damai oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko dan Alisa Wahid. Luar biasa, semua hadir dalam semangat kebangsaan dan persaudaraan. Hampir seribuan hadirin dengan penuh semangat menikmati kebersamaan swbagai anak-anak bangsa membangun kerukunan.

Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Wonokerso, 19/5/2018

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/553490594605453?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.