Inspiration

Tak Ada Kata Terlambat Untuk Saling Menjadi Berkat Dan Berdoa Bagi Perdamaian, Kawan

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Saling menjadi berkat dan berdoa bagi terwujudnya perdamaian itu bersifat abadi. Maka, tak ada kata terlambat. Lakukanlah selalu, tapi juga jangan menunggu! 

Referensi pihak ketiga

Inilah refleksi yang kurenungkan saat pada hari Selasa (15/5/2018) malam turut serta dalam doa bagi perdamaian dunia dan kerukunan kita. Lebih khusus, aksi doa perdamaian ditujukan bagi para korban teror baik di Mako Brimob, Depok maupun di Surabaya. Itulah yang dilakukan sedikitnya seratus mahasiswi-mahasiswa Unika Seogijapranata Semarang. 

Referensi pihak ketiga

Aksi doa itu dilaksanakan dalam kerja sama antara Campus Ministry dan Fakultas-Fakultas serta Komunitas Asrama St. Theresia Avila bertempat di halaman asrama putri itu. Pada kesempatan itu, rekan-rekan muda yang tergabung dalam Pelita dan Gus Durian Semarang yang sejak sore sudah berkumpul di Pastoran JoharT Wurlirang untuk rapat persiapan Sahur bersama Ibu Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid juga saya ajak bergabung bersama mereka dalam aksi 1000 lilin dan doa bagi perdamaian. Beberapa dari mereka sholat berjamaah terlebih dahulu di ruang doa saya; lalu berjalan kaki dari pastoran menuju asrama.

Referensi pihak ketiga

“Terima kasih atas kreativitas dan inisiatif yang indah ini untuk membangun solidaritas demi terwujudnya perdamaian di negeri ini,” kataku mengawali sambutan. Saya pun melanjutkan, “Kita satukan hati kita untuk perdamaian, kerukunan, srawung dan persaudaraan.”

Referensi pihak ketiga

Menurutku, meski sudah lewat beberapa hari dari peristiwa yang terjadi, namun, tak ada kata terlambat untuk saling menjadi berkat dan berdoa bagi perdamaian. Siapa pun dipanggil untuk menyalakan lilin perdamaian.

Referensi pihak ketiga

Begitulah kaum muda itu dengan mesra, akrab dan bahagia saling menjadi berkat di antara mereka dan berdoa bagi perdamaian bangsa kita. Semoga siapa pun terinspirasi untuk tak pernah merasa terlambat saling menjadi berkat dan berdoa bagi perdamaian dunia. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Unika Soegijapranata, 16/5/2018

Sumber: refleksi pribadi.

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2034369443271743?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.