Inspiration

Banyaknya Inspirasi Tentang Kesabaran, Pertanda Sabar Itu Penting Meski Sulit, Menurutmu?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Dalam kearifan lokal falsafah Jawa kita temukan banyak pitutur luhur tentang kesabaran. Pertanda apakah gerangan? Apa saja ungkapan-ungkapannya? Kita simak yuk.

Referensi pihak ketiga

Menurutku, banyaknya ungkapan kearifan lokal falsafah Jawa dalam pitutur luhur tentang kesabaran adalah pertanda bahwa sabar itu penting meski sulit dijalankan. Dalam semua agama dan kepercayaan diyakini bahwa sabar itu bagian dari perwujudan iman. Bahkan, dalam konteks budaya, kesabaran itu bagian dari peradaban manusia. Dalam kearifan lokal falsafah dan budaya Jawa disebutkan, setidaknya ada tiga pitutur luhur tentang kesabaran. Apa saja?

Referensi pihak ketiga

Pertamasabar iku ingaran mustikaning laku. Kesabaran itu sangat berharga dalam kehidupan manusia. Memang, sabar gampang diucapkan, tetapi sulit dilaksanakan, namun tidak berarti tidak bisa diwujudkan bahkan sebagai bagian dari iman. Kesabaran membuat kita tak mudah putus asa saat sedang menghadapi cobaan dan ujian kehidupan. Kesabaran juga membuat manusia tetap bijaksana dalam menerima anugerah dan berkah. Itulah makna kearifan lokal ini.

Referensi pihak ketiga

Keduasabar sareh mesthi bakal pikoleh. Pitutur luhur ini mengingatkan siapa saja bahwa kesabaran itu pasti akan mendatangkan kebaikan, kesejahteraan, dan bahkan kebahagiaan. Kearifan lokal ini biasa dihayati para petani yang dengan sabar menabur benih, menyiangi, dan memanen pada saatnya, tanpa tergoda untuk cepat-cepat menjual pada tengkulak sebelum panen raya. Namun, siapa saja bisa belajar sabar sareh agar beroleh berkat berlipat-lipat. Itulah makna pitutur luhur ini.

Referensi pihak ketiga

Ketiga, sabar iku subur. Kearifan lokal ini menghubungkan kesabaran kita dan kemuliaan. Orang yang sabar akan beroleh kemuliaan, tak hanya yang bersifat duniawi melainkan juga yang bersifat surgawi. Kesabaran yang dihayati secara maksimal akan membuat hidup yang bersangkutan berkelimpahan dengan segala rahmat yang dibutuhkan, bahkan dengan cara-cara yang kerap kali tak terduga menurut ukuran manusia. Sabar itu subur manakala disertai pula dengan sikap ikhlas dan legawa. Itu kekhasan dari falsafah Jawa ini.

Begitulah, tiga ungkapan kesabaran pertanda bahwa sabar itu penting meski sulit. Mari tetap berusaha untuk bersikap sabar agar pitutur luhur itu numusi hidup kita. Dengan demikian, kita beroleh segala rahmat dan berkat yang kita butuhkan, dan kita pun dimampukan menjadi berkat bagi umat dan masyarakat di mana pun kita berada. Salam peradaban kasih. Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 6/7/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Pitutur Luhur Budaya Jawa (2017: 356-357)

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/522816327000267?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.