Inspiration

Inspirasi Bersikap Bijaksana Melalui Cara Bicara, Bagaimana Bisa?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inspirasi lokal falsafah Jawa membantu kita membedakan orang pintar (bijak) dengan orang bodoh (kurang bijak). Kita simak yuk.

Referensi pihak ketiga

Menurut falsafah Jawa, orang pintar itu berucap dengan matang dan dipikirkan lebih dahulu setiap ucapannya. Ia tidak gegabah dan siap menanggung risiko dari setiap ucapannya. Itulah tanda sikap bijaksana.

Sebaliknya, orang bodoh omong tanpa berpikir matang. Ucapannya pun kerap kali tanpa dasar. Ia omong baru sesudahnya mikir. Ini tak elok. Inilah kebodohan yang bisa menimpa siapa saja. Semoga kita dijauhkan dari sikap seperti ini.

Demikian, terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Otw to Semarang dari Kaliurang, 21/7/2018

Sumber: refleksi pribadi

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1107282807042893?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.