Inspiration

Mengapa Harus Berputus Asa, Bila KasihNya Lebih Kuat Dari Kerapuhan Dosa? Percayalah Saja!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inspirasi pitutur luhur kearifan lokal budaya Jawa ini sangat meneduhkan, namun bukan isapan jempol. Mengapa? Sebab itulah realitas Ilahi yang sejati bahwa kasih Tuhan itu lebih kuat dari kerapuhan manusia.

Referensi pihak ketiga

Meski tak terlacak secara literer, namun pitutur luhur itu selalu bergema di jantung budaya Jawa bahwa sihing Pangeran iku tanpa winates lan tanpa wangenan. Kalimat ini indah, tak hanya sebagai kalimat mentah, namun bagiku, juga menjadi sebuah pitutur luhur yang penuh berkah. Mengapa?

Di balik ungkapan tersebut ada suatu daya kapitayan kapitadosan yakni iman dan harapan bahwa Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang. Sihing Pangeran berarti kasih Tuhan. Tanpa winates lan tanpa wangenan berarti tanpa batas dan tak bisa diukur oleh keterbatasan manusia. Maka, kalimat itu penuh berkat seakan hendak mengajak siapa saja yang membaca dan mendengarnya: Mengapa Harus Berputus Asa, Bila KasihNya Lebih Kuat Dari Dosa Manusia? Percayalah Saja!

Referensi pihak ketiga

Saya yakin, semua agama dan kepercayaan apa pun memiliki ajaran serupa bahwa Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang. Maka dari itu, tak ada alasan untuk berputus asa dalam menaruh pengharapan pada kasihNya. KasihNya lebih kuat dibandingkan kerapuhan manusia bahkan kedosaan manusia; tinggallah kini membangun sikap untuk percaya saja kepada belas kasih dan kerahimanNya sambil terus berupaya melakukan yang terbaik dalam kehidupan ini. Caranya? Cukuplah menjawab pertanyaan ini terus-menerus: Apa yang telah, sedang dan akan kulakukan bagi Tuhan? Pertanyaan yang menjadi hirupan dan hembusan nafas itu terus-menerus memberi kesadaran bagi siapa saja untuk mengarahkan hati kepada Tuhan seraya mengandalkan kasihNya yang lebih kuat dari dosa.

Referensi pihak ketiga

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua dengan kasih sayang dan pengampunanNya. Kita pun menyambut dengan gembira atas nama cinta kasih kepadaNya dan kepada sesama dan semesta.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 19/7/2018

Sumber: refleksi pribadi tengah hari

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3692872246750867?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.