Inspiration

Dahsyatnya Lidah Manusia, Bisa Menjadi Sumber Musibah Pun Sumber Berkah; Pilih Yang Kedua!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Orang bilang, lidah tak bertulang. Tentu saja, itulah fakta. Namun lidah itu tajam.laksana welat, satu alat tradisional yang oleh para dukun bayi di masa lalu dipakai untuk memotong tali pusar. Setajam pisau habis terasah, ucapan lidahbisa bikin susah dan gelisah, bahkan berdarah-darah.

Referensi pihak ketiga

Begitulah falsafah Jawa dengan bagus menggambarkan lidah laksana welat. Bahkan landhepe ilat ngungkuli welat, lebih tajam lagi. Pesan utama dari kearifan lokal ini adalah agar siapa saja berhati-hati dalam bicara, sebab dari lidah bisa meledak musibah. Lidah bisa membuaf orang sakit hati dan terbakar amarah.

Meme yang menginspirasi tulisan ini bahkan kreatif menegaskan bahayanya ucapan lidah. Mleset satembung, sirahe ngglundung. Artinya, bila salah bicara, dan orang lain tak terima dengan ucapan kita, bisa jadi kepala melayang dari tubuhnya. Tentu, ini tak boleh terjadi secara harafiah. Namun, secara simbolik, kalimat itu hendak menegaskan bahayanya ucapan-ucapan yang keluar oleh lidah manusia.

Maka, alih-alih menjadikan lidah sebagai sumber musibah mari jadikan lidah sebagai sumber berkah. Lalu ucapan-ucapan yang keluar dari mulut kita adalah ucapan-ucapan yang baik, sedap didengar, penuh kasih dan damai; bukan ujaran-ujaran kebencian, fitnah, hoax dan kebohongan. Semoga demikianlah lidah kita pun menjadi sumber peradaban kasih bagi masyarakat yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaan kita. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 23/7/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi gambar artikel

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2812683830802386?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.