Inspiration

Indahnya Bersaudara dalam Keberagaman Agama dan Budaya, Bagaimana?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Pagi ini, kami belajar menghayati pitutur luhur falsafah Jawa sambang sambung paseduluran. Bagaimana konkret dan kisahnya? Mengapa pula? Beginilah ceritanya.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Bersama Wakil Rektor III Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Dr. Christina atau akrab dipanggil Bu Tina, kami berangkat meluncur menuju kediaman Kiai Budi Harjono di kawasan Ponpes Al Islah, Meteseh, Tembalang, Semarang. Kami berenam, yakni Bu Tina, Mas Eko (Kemahasiswaan), Pak Ryan (dosen), Mas Sebastian (Mahasiswa), Pak Sondah (sopir) dan saya. Maksud keberangkatan kami ke rumah kediaman Kiai Budi adalah untuk sambang sambung seduluran dalam rangka persiapan Intercultural Student Camp (ISC) Aptik 2018 yang akan kami selenggarakan pada 13-16 November mendatang. Kepada tim ISC, saya tawarkan tema Srawung Menuju Peradaban Kasih. Salah satu tempat untuk srawung adalah kompleks pondok kediaman Kiai Budi Harjono yang selama ini akrab dipanggil Kiai Budi dengan gerakan tarian sufinya.

Meski tidak berjumpa langsung dengan Kiai Budi yang sedang berada di luar kota, namun kami bersyukur bisa berjumpa dengan Samiq, putra keempat Kiai Budi dan berjumpa pula dengan Umi (istri Kiai Budi) yakni Nyai Siti Rochmah Al-Hubbiyah. Begitulah, sesudah Mas Samiq menghidangkan teh kepada kami, kami bisa menyampaikan maksud kedatangan kami kepada Mas Samiq maupun Umi, Bahkan, Samiq juga menghubungkan saya dengan Kiai Budi melalui telepon.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Dalam kisah sederhana itulah, kearifan lokal falsafah Jawa sambang sambung sedulur sudah kami awali secara nyata sebagai persiapan untuk Intercultural Student Camp Aptik 2018 November mendatang. Rencananya, para peserta ISC akan bermalam barang semalam di aula rumah kediaman Kiai Budi Harjono untuk menimba ilmu dan belajar dari Kiai Budi tentang srawung sambang sedulu berbasis tarian sufi dan budaya kasih. Itu akan menjadi salah satu rangkaian ISC 2018. Semoga semua itu semakin memantabkan tali persaudaraan dalam keragaman budaya dan agama tak hanya bagi para peserta ISC tetapi juga menjadi kabar gembira bagi siapa saja yang ingin menimba inspirasi falsafah Jawa sambang sambung sedulur srawung menuju peradaban kasih di mana pun berada.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr Umi Nyai Siti Rochmah, Dr Christina dan saya

Demikianlah rerfleksi tentang inspirasi kearifan lokal falasafah Jawa sambang sambung seduluran demi srawung menuju peradaban kasih. Nyata, mulai dari peristiwa yang sederhana perjumpaan dalam semangat persahabatan. Indah bersaudara dalam keragaman agama dan budaya, dalam keramahtamahan dan persahabatan. Itulah sebabnya, kami tak hanya diterima di salah satu sudut ruang aula, tetapi diajak naik dalam perjumpaan di ruang keluarga Kiai Budi dan Nyai Siti Rochmah. Indah bukan? Terima kasih, salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

Ponpes Al Islah Tembalang – Kampus Ungu Unika Seogijapranata, 26/7/2018

Sumber: refeleksi pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4042871540312020?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.