Inspiration

Aja Seneng Gawe Gendra! Mengapa? Jawabannya Mengejutkan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Jangan senang bikin kerusuhan dan kegaduhan. Itulah makna harafiah mendasar pitutur luhur falsafah Jawa: aja seneng gawe gendra! Mengapa? Jawabannya mengejutkan!

Referensi pihak ketiga

Jangan senang bikin rusuh, gaduh, apalagi kerusakan. Ternyata ini alasannya. Kerusuhan dan kerusakan serta kegaduhan itu adalah sifat angkara murka yang diembuskan oleh setan! Maka, orang-orang yang hobi bikin rusuh, rusak dan gaduh itu adalah balatentara setan! Ya ampun! Kebangeten deh kalau sesudah membaca falsafah Jawa ini dan tahu bahwa kerusuhan, kerusakan dan kegaduhan itu adalah buah karya setan tapi masih tetap suka bikin rusuh, rusak dan gaduh! Nyadar nggak seh?

Lagian, bila memang kita mengakui diri kita sebagai manusia, sifat yang seharusnya melekat adalah sifat malaikat yang penuh kasih sayang, bukan sifat setan yang jahat dan bikin curang. Manusia diciptakan dengan sifat-sifat luhur mulia, penuh kasih dan belarasa. Karenanya, falsafah Jawa ini memberikan teguran keras bagi siapa saja yang suka bikin gendra!

Referensi pihak ketiga

Gendra itu tak sekadar gaduh, tetapi geger, rusuh dan anarkhis! Hanya orang-orang yang dikuasai oleh setan yang hobi geger, rusuh, gaduh dan bikin rusak dalam kehidupan bersama. Alih-alih seneng gendra, orang Jawa mengajarkan kepada siapa saja untuk bersikap tenang, teduh, penuh kasih sayang, harmoni dan rukun.

Karenanya, kalau kita menjumpai orang-orang yang suka bikin onar, bikin gendra, bikin geger dan rusuh, rusak serta gaduh, entah melalui perkataan maupun perbuatan, tak perlu mereka kita lawan dengan kekerasan. Cukup kita hadapi dengan senyum sapa salam yang santun. Biarlah mereka diberkati Tuhan dan disadarkan dari belenggu setan! Kalau mereka tidak juga berubah, ya sudahlah! Ngapain dimasukin hati dan dipikiran, susah tanggung sendiri! Yang penting, kita sendiri terus berupaya semaksimal mungkin melakukan kebaikan, kerukunan, persaudaraan dan srawung harmonis dalam kehidupan kita dengan siapa saja dan di mana saja.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu, Kawan? Terima kasih. Semoga bermanfaat. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua dengan harmoni, damai dan kerukunan dan dijauhkan dari segala sifat setan!***

JoharT Wurlirang, 15/8/2018

Sumber: refeleksi pribadi terinspirasi Pitutur Luhur Budaya Jawa (2017:21)

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/912935079028835?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.