Inspiration

Inspirasi Hidup dalam Kewaspadaan Menurut Pitutur Luhur Ini, Menarik Direnungkan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Mari sejenak merenungkan kearifan lokal yang berasal dari Mangkunegoro IV sebagaimana tampak dalam Serat Wedhatama dalam pupuh tembang Kinanthi. Saya temukan kearifan tersebut dalam meme berikut ini. Kita simak yuk. Oh ya, bagi yang bisa melantunkannya dalam tembang Kinanthi, silahkan loh, membaca syair yang tertulis dalam meme ini.

Referensi pihak ketiga

“Dene awas tegesipun, weruh warananing urip, miwah wisesaning tunggal, kang atunggil rina wengi, kang mukhitan ing sakarsa, gumelar ngalam sakalir.” (Sikap awas waspada artinya paham mengerti gerak kehidupan ini dan segala kearifannya yang satu dan mencari kehendak yang tergelar dalam kehidupan ini.)

Kita diajak untuk selalu bersikap waspada. Sikap waspada itu sama dengan sikap eling lan waspada. Kewaspadaan itu tampak dari sikap paham dan mengerti gelagat dan gerak kehidupan ini. Kearifan yang tunggal tertuju bukan pada diri sendiri melainkan sebagaimana tergelar di dalam kehidupan.

Kehidupan itu sangat kaya dengan kearifan. Dibutuhkan kepekaan dan sikap wiweka (mampu berdiskresi) dalam memilih kebaikan. Itulah menurutku makna dari kearifan ini. Kita diajak untuk tetap eling lan waspada. Semoga kita diberi kearifan untuk mampu menggapai kearifan yang selaras dengan kehendak Tuhan. Itu saja sih. Semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kota semua.***

JoharT Wurlirang, 9/8/2018

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi meme yang menjadi ilustrasi dan sampul artikel ini

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4430220079277674?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.