Inspiration

Meski Tidak Mengenakkan, Mari Bekerja, Maka Akan Membahagiakan. Mengapa? Ini Jawabannya!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Falsafah lokal Jawa inilah yang bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi siapa saja untuk bekerja dengan baik dan benar meski kerja itu kadang tidak mengenakkan. Makanya, orang yang bekerja disebut mandi keringat, membanting tulang. Justru karena bekerja itu memang tidak mengenakkan.

Referensi pihak ketiga

Falsafah Jawa menyatakan bahwa nyambut gawe iku ora ana sing kepenak. Bekerja itu tak ada yang mengenakkan. Namun semua orang dituntut untuk bekerja. Bekerja adalah bagian dari iman dan ibadah kita.

Referensi pihak ketiga

Namum harap diingat bahwa meski kerja itu tidak mengenakkan, kerja juga bisa menyenangkan dan membahagiakan. Dengan bekerja, orang mengaktualisasikan diri demi kesejahteraan. Justru di sinilah letak tidak mengenakkannya kerja. Segala daya upaya dicurahkan dalam kerja bahkan dengan segala cinta, namun masih saja dicela dan dihina. Bahkan tidak dihargai dan tidak dianggap!

Referensi pihak ketiga

Itu tak masalah Gan! Yang bekerja. Apalagi kalau bisa bekerja sambil berdoa (ora et labora), maka meski kerja itu tidak mengenakkan, membuat hidup kita pun diberkati dan buah kerja kita menjadi berkat untuk sesama. Bekerjalah dalam iman, harapan dan cinta maka meski tak mengenakkan selalu akan menyenangkan dan membahagiakan!

Begitulah makna falsafah lokal Jawa kerja. Semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam peradaban kasih. Tuhan memberkati kita semua.***

JoharT Wurlirang, 11/8/2018

Sumber: refleksi pribadi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2127385491498338?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.