Inspiration

Di Solo Belajar dari Penjual Soto; di Semarang dari Penjual Tempe. Bagaimana Bang Sandi?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Saya senang membaca warta bahwa Cawapres Sandiaga Uno blusukan di Solo dan di Semaranh. Dengan demikian, pasangan Prabowo dalam Pilpres 2019 nanti belajar dari akar rumput tentang realitas kesejahteraan dan lalu bisa bicara dengan benar tentang realitas ekonomi rakyat.

Referensi pihak ketiga

Sebagaimana diberitakan, di Solo Bang Sandi membeli soto. Harganya murah meriah untuk ukuran Jakarta tentu saja. Cukup Rp. 5.000 saja. Lezat dan nikmat. Itulah realitas akar rumput yang masih sejahtera meski rupiah tampaknya melemah berhadapan dengan dolar Amerika Serikat.

Lalu, di Semarang, Bang Sandi juga melihat dengan mata kepala sendiri di Pasar Wonodri bahwa harga tempe pun masih terjangkau. Bahkan tempe tidak setipis kartu atm hehe. Rakyat tetap bahagia menikmati realitas yang sejahtera.

Referensi pihak ketiga

Semoga realitas ini membuka mata kita bersama bahwa situasi ekonomi akar rumput masih dan tetap baik-baik saja di era Pemerintahan Presiden Jokowi. Tak seperti yang diorasikan para lawan dan dihoaxkan di sosmed. Itulah dunia nyata yang tetap optimis dan bahagia.

Selamat datang di Jawa Tengah khususnya Solo dan Semarang dan sekitarnya. Saya orang Solo yang empat belas tahun tinggal di Semarang baik-baik saja. Masih bisa makan dan minum murah meriah dan tetap bergizi sejahtera.

Referensi pihak ketiga

Salam bahagia dalam pesta demokrasi yang jujur dan tanpa janji palsu serta tipu-tipu. Inilah fakta bukan bualan semata. Inilah bukti bukan janji. Bahwa masyarakat akar rumput masih baik-baik saja dan kian sejahtera. Jalan-jalan di kampung sekarang bahkan halus nyaman tak seperti di masa lalu yang berdebu di musim kemarau dan becek berlumpur di musim hujan.

Inilah realitas peradaban kasih dalam masyarakat Indonesia yang sudah kian sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaan kami. Biarlah semua ini tetap berjalan damai tak perlu dirusak dengan hoax, tipu-tipu dan adu domba!

Salam sejahtera. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 24/9/2018

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan www.kompas.com (22/9/2018) dan www.detik.com (24/9/2018)

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4362457505421260?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.