Inspiration

Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala, Mari Mendoakan Para Korban!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Mari kita tundukkan kepala, heningkan budi dan langitkan doa untuk saudari-saudara kita korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Referensi pihak ketiga

Sebagaimana dilansir KOMPAS.com (Sabtu, 29 September 2018 14:38 WIB); data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, sebanyak 384 orang. Kecuali itu, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), masih ada lagi korban 29 orang hilang dan 540 luka berat.

Semua korban itu merupakan akibat dampak gempa dan tsunami. Itulah data terbaru dari Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho, di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (29/9/2018). Jumlah korban tersebut masih akan bertambah, sebab, hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan. Itu yang di Kota Palu.

Belum seluruh daerah bisa terjangkau petugas. Hingga saat ini BNPB belum bisa menyampaikan jumlah korban terdampak gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala. Hingga refleksi ini saya tulis, listrik di wilayah tersebut masih padam. Ini menghambat komunikasi.

Referensi pihak ketiga

Sejak gempa mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Jumat (28/9/2018) pukul 17.02, sejumlah gempa susulan terus terjadi di kawasan tersebut hingga Jumat malam. Tercatat, setidaknya ada 13 gempa dengan kekuatan di atas magnitudo 5 sejak pukul 14.00 WIB hingga 21.26 WIB.

Mari kita satukan hati kita untuk para korban gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupatwn Donggala. Yang meninggal disambut dalam kebahagiaan sorga. Yang terluka diberi kesembuhan pun pula yang trauma karwnanya. Keluarga-keluarga dikuatkan dan diteguhkan dalam iman, harapan dan kasih, apa pun agama dan kepercayaannya.

Referensi pihak ketiga

Kita juga berdoa untuk siapa pun yang terlibat dalam upaya evakuasi dan penyelamatan bagi para korban dari semua unsur. Mereka adalah para relawan, aparat pemerintah, TNI dan Polri. Semua ini adalah bencana. Siapa pun tak kuasa menolak dan menghindarinya. Tak perlu saling menyalahkan sebab itu tak bijaksana di tengah duka bencana.

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Sumber: www.kompas.com (Sabtu, 29 September 2018 14:38 WIB)

Wisma Nazareth Semarang, 29/9/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/902765707073793?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.