Inspiration

Hantu Komunisme yang Tak Lagi Menakutkan. Mengapa? Karena Masyarakat Kita Kian Cerdas!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih, ketakutan masyarakat soal ideologi komunisme sampai sekarang masih sangat terasa. Terutama, ketakutan itu justru dialami oleh masyarakat elite politik. Masyarakat akar rumput yang tak memiliki nafsu terhadap kekuasaan tak pernah dirundung ketakutan itu. Masyarakat akar rumput justru takut terhadap penguasa yang sewenang-wenang memberi stigma PKI pada masyarakat warga bahkan tanpa tahu menahu penyebabnya. Asal ciduk, asal ganyang lalu nyawa hilang! Itulah yang ditakuti masyarakat warga, terutama pada era rezim Orde Baru yakni pada zaman Soeharto!

Referensi pihak ketiga

Ideologi komunisme hendak disebarkan secara menakutkan laksana hantu. Namun, hantu komunisme itu tak lagi menakutkan sebab masyarakat kita sudah kian cerdas membaca sejarah bangsa. Mana yang disebut kebenaran, mana yang rekayasa demi kekuasaan. Itu tak lagi bisa diulang sebagai senjata untuk menumpas lawan!

Orisinil

Sekarang ini di Indonesia jelas. Berkat warisan suasana politik Orde Baru, komunisme sebagai ideologi dilarang keberadaannya. Dan konyolnya, sebagai ideologi yang terlarang di Indonesia, wacana komunisme juga sering dipakai oknum tertentu untuk mendiskreditkan dan menjatuhkan lawan. Bahkan, sejak era Orde Baru pun, ideologi komunisme merupakan senjata untuk menggebuk dan menghabisi lawan! Cara itu mau dipakai lagi oleh kalangan tertentu dalam suasana tahun demokrasi khususnya untuk kontestasi dan konstelasi politik menjelang Pilpres dan Pileg 2019.

Referensi pihak ketiga

Menurut saya, ini sangat absurd dan janggal! Maka tak heran, ketika Presiden Jokowi juga dicap PKI dan dituduh membiarkan komunisme merebak kembali di negeri ini, dengan tegas Jokowi pun bilang, “Tunjukkan, di mana ada PKI. Saya gebuk PKI!” Begitulah kalau dirumuskan sikap tegas Jokowi terhadap PKI, bukan karena takut terhadap komunisme, namun dia sendiri dituduh PKI oleh lawan-lawannya (lihat misalnya dalam nasional.kompas.com – 14/03/2018, 19:50 WIB).

Cara-cara Orde Baru memberantas komunisme seringkali memberi kesan kasar dan vulgar. Saksi bisu kuburan-kuburan masal bagi orang-orang yang dicap sebagai PKI ada di sejumlah tempat, tak hanya di desa tetapi juga bahkan sekarang berada di kota. Salah satunya di kawasan perhutani Plumbon, Kota Semarang. Bersama sahabat saya, Yunantyo Adi S dan rekan-rekan jurnalis Semarang, kami memfasilitasi renovasi salah satu makam massal para korban yang dicap PKI oleh rezim Orde Baru kala itu (lihat youtube terlampir). Itulah salah satu contoh cara Orde Baru menebarkan rasa takut terhadap masyarakat warga dengan stigma PKI dan ideologi komunisme.

Referensi pihak ketiga

Maka, kalau hari-hari ini mulai terdengar lagi tentang seruan-seruan itu, waspadalah bukan kepada yang dituduh, melainkan pada yang menuduh! Hati-hati, sebab itu si penuduh hanya menebarkan hantu komunisme meniru-niru rezim Orde Baru yang sudah usang dan tidak laku! Rakyat tidak takut lagi! Justru rakyat kian cerdas untuk melawan gaya komunisme baru yang hendak menghancurkan bangsa dengan melupakan sejarah bangsa dan para pendiri bangsa ini. Oknum-oknum yang hendak mengganti NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan merusak Bhinneka Tunggal Ika adalah wajah-wajah komunisme baru yang harus dilawan bukan dengan ketakutan, melainkan dengan keberanian demi keutuhan bangsa dan kesejahteraan rakyat seluruhnya!

Demikian. Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 25/9/2018

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan nasional.kompas.com – (14/03/2018, 19:50 WIB dan Youtube dari Yunantyo Adi S (Published on Jul 29, 2015)

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2213087197350687?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.