Inspiration

Inilah Srawung SKSD Alias Sok Kenal Sok Dekat Tapi Asyik dan Bersahabat!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Malam ini tiba-tiba aku teringat akan satu peristiwa yang terjadi di Bandara Ahmad Yani Semarang dua minggu yang lalu. Bersama salah satu rekan dan tim karya kerasulan jurnalistik dan kerasulan HAK, yakni Kang Agung; saya hendak berangkat ke Jakarta. Naik pesawat yeee. Kami akan terbang ke Jakarte nih ye… Iye, karena saya diundang ke Paroki Maria Bunda Karmel (MBK), oleh Romo Yudhi OCarm, untuk memberikan sharing tentang Adorasi Ekaristi Abadi kepada umat di MBK Tomang, Jakarta. Nah, berangkatlah saya berdua dengan Kang Agung.

Referensi pihak ketiga

Saat hendak check-in di Bandara Ahmad Yani Semarang, tiba-tiba ada rombongan bapak-bapak Veteran yang juga hendak check-in. Spontan, seorang Veteran menyapaku! “Halo boss. Selamat siang! Dari mana neh, mau ke mana?” Mendengar sapaan dan pertanyaan itu, tanpa ragu sedikit pun saya menyahut, “Siap Ndan! Apa kabar? Kita dari Semarang mau ke Jakarta neh!” Suasana komunikasi sungguh SKSD, sok kenal sok dekat hahaha. Seperti teman lama yang tak saling berjumpa lantas bertemu secara tiba-tiba! Saya pun bertanya kepada mereka dari mana mau ke mana.

Salah seorang dari mereka pun menjawab pertanyaan saya, “Kita dari Banten! Mau balik ke Banten!” Kepada salah seorang dari mereka, saya bersalaman sambil berkata, “Halo…, Pak Pedro ya? Sehat? Wah tetap gagah saja!” Yang ditanya pun menyahut dengan bahagia, “Tetap semangat! Meski tua tapi sehat! Merdeka!”

Referensi pihak ketiga

Begitulah obrolan itu terjadi dalam sekejap. Urusan check-in selesai. Saya dan Kang Agung melangkah masuk. Tiba-tiba Kang Agung bertanya, “Loh, Romo kenal mereka ta?” Spontan saya pun menjawab, “Ndak kenal sih. Tapi begitulah srawung SKSD hahaha!” Kang Agung tampak bengong. Dia kian bengong sebab saat membaca nama di dada salah satu yang kupanggil “Pak Pedro!” namanya bukan “Pedro!”. Itulah sebabnya, Kang Agung kian bengong sebab ternyata memang meski tak saling kenal, toh, bisa saja saling menyapa dan bercanda gegara srawung SKSD itu hahaha. Bahkan saat berjumpa lagi di ruang tunggu, tetap saja saling sapa terjadi karena memang itulah yang namanya srawung SKSD hahaha

Dan saat kami hendak terbang, ternyata rombongan Bapak-Bapak Veteran tersebut masih menunggu di ruang tunggu sebab pesawat kami berbeda. Saya masih melambaikan tangan dan dengan penuh keramahan, mereka pun menyambut lambaian itu. Sekali lagi, padahal kami tidak saling kenal sebelumnya. Yah, itulah Srawung SKSD…

Referensi pihak ketiga

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan pengalaman dan narasi Timin untuk Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan (edisi Th XV, Oktober 2018).

JoharT Wurlirang, 25/9/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2986787960148839?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.