Inspiration

Jajak Pendapat Rohani: Menurut Kamu, Siapakah Tuhan Yang Maha Esa Bagimu?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Dalam masyarakat kita, melakukan jajak pendapat mengenai topik, orang atau acara tertentu merupakan hal yang lumrah. Tujuan jajak pendapat adalah untuk menimbang, merefleksikan dan kemudian menyusun strategi tertentu demi kebaikan. Jajak pendapat adalah salah satu mekanisme rohani.

Referensi pihak ketiga

Saat ini kita baca pula misalnya jajak pendapat tentang siapa yang akan menang dalam Pilihan Presiden Republik Indonesia tahun 2019 nanti. Jawabannya pun bisa bermacam-macam.

Dalam penanggalan liturgi Gereja Katolik hari ini, Injil mewartakan sosok Yesus yang melakukan semacam jajak pendapat tentang siapakah diri-Nya menurut kata orang. Jawabannya pun bervariasi. Ada yang bilang Yesus adalah Yohanes Pembaptis. Ada yang bilang Yesus adalah Elia atau salah satu dari nabi di masa lalu yang bangkit lagi. Uniknya, Yesus pun bertanya kepada para muridNya, “Menurut kamu, siapakah Aku?” 

Referensi pihak ketiga

Atas pertanyaan ini, Petrus menjawab, “Engkaulah Mesias, Putra Allah yang hidup!” Sama seperti kebanyakan orang saat itu, gambaran tentang Mesias bagi Petrus adalah Mesias politik. Mesias yang akan membebaskan umat dari belenggu penjajah. Namun Yesus meluruskan gambaran itu. Benar, Yesus adalah Mesias. Namun Mesias yang harus ditolak, menderita, wafat dan pada hari ketiga dibangkitkan! Yesus bukan Mesias politik tetapi Mesias rohani yang menyerahkan nyawa sebagai Sang Penebus dosa. Yesus adalah Mesias yang harus mati pada kayu salib demi pembebasan manusia dari penjajahan dosa dan kejahatan. Itulah jatidiriNya! Itulah tujuan jajak pendapatNya yakni diterima dalam iman sebagai Sang Penebus tak hanya dalam tingkat politik duniawi!

Terinspirasi dari permenungan harianku ini, apa pun agama dan kepercayaan Anda, apakah jawaban yang Anda berikan bila tiba-tiba Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan sila pertama Pancasila, dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia dan UUD 1945, bertanya kepada Anda, “Menurut kamu, siapakah Aku?”

Referensi pihak ketiga

Apa pun jawaban Anda, itu sangat berharga bagiku dan kuhormati dengan segala cinta sebagai bagian dari spirit Bhinneka Tunggal Ika atas dasar Pancasila dan UUD 1945 demi Negara Kesatuan Republik Indonesia jaya! Selamat dan proficiat!

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi renungan harianku berdasarkan Lukas 9:18-22

JoharT Wurlirang, 28/9/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/660909202843458?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.