Inspiration

Melawan Hantu Komunisme! Siapa Takut?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Sampai hari ini, komunisme masih menjadi hantu politik di negeri ini. Semua itu gara-gara warisan politik masa lalu bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) yang keberadaannya sedemikian kokoh di masa Orde Lama dalam kontestasi politik masa itu. Lalu terjadilah peristiwa yang menjadi kisah sosial-politik tragis yang hingga kini dikenal dengan peristiwa G/30/S

Referensi pihak ketiga

PKI.

Belakangan ini, kesadaran baru era Reformasi telah dengan bijaksana mencoba menghilangkan kata PKI di belakang G/30/S. Alasannya adalah kebenaran sosial politik kemanusiaan dan menghapus dendam membabi buta tujuh turunan. Namun toh komunisme dan PKI masih jadi komoditas politik untuk menyerang lawan!

Sesungguhnya, kisah yang tetuang dalam film itu sendiri dikemas oleh rezim Orde Baru yang menjadikan PKI sebagai kambing hitam peristiwa berdarah dan amat traumatik pembantaian di Lubang Buaya. Dari situlah generasi muda Orde Baru dan sesudahnya mendapat warisan film G/30/S/PKI. Bahkan film itu menjadi tontonan wajib bagi generasi muda dan masyarakat pada era rezim Soeharto.

Referensi pihak ketiga

Lalu lahirlah Hari Kesaktian Pancasila sebagai hari untuk mengabarkan betapa Pancasila itu sakti dan mampu mengalahkan PKI. Di balik kisah itu ada pertarungan ideologi yakni Pancasila sebagai ideologi bangsa versus ideologi komunis(me). Maka karenanya, setiap gagasan dan gerakan yang berbau komunis adalah aroma busuk racun yang harus dibasmi!

Namun ternyata roh komunisme tak pernah mampus terbasmi hingga jadilah ia laksana hantu yang terus bergentayangan di Bumi Pertiwi dari generasi ke generasi. Mengapa? Sebab, narasi tentang PKI dan komunisme yang jahat dan bengis itu terus diwariskan hingga menebarkan ketakutan demi ketakutan baik secara sosial maupun politik!

Referensi pihak ketiga

Era milenial membuka mata setiap anak bangsa terbuka menatap kebenaran. Melawan hantu ideologi politik komunisme masih dilakukan dengan cara baru berbasis kemanusiaan. Siapa takut untuk beda dengan paradigma lama dan melawan hantu komumisme dengan cara baru yang lebih manusiawi? Caranya, tingkatkan gotong royong, kerukunan, harmonis, adil dan damai. Jangan mau dipecah belah dan diadudomba dengan hantu komunisme lalu saling curiga di antara kita sendiri. Itulah cara milenial untuk melawan hantu komunisme.

Berani? Siapa takut? Bagaimana menurutmu?

Terima kasih. Tuhan memberkati bangsa kita dengan kerukunan dan kesejahteraan yang adil dan peradab. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 21/9/2018

Sumber: refleksi pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3103109391841827?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.