Inspiration

Menyedihkan! Panca Rasa Iba bagi Ratna Sarumpaet Yang Jadi Tumbal Para Oposan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Mengikuti kisah tragis Ratna Sarumpaet (RS) sebagai seorang pastor Katolik perindu peradaban kasih, saya sedih. Inilah alasannya. Kusebut semua itu sebagai panca rasa iba!

Referensi pihak ketiga

Pertama, semula saya sedih dan iba melihat foto wajahnya yang babak belur beredar di dunia maya meski saya tak percaya bahwa wajah babak belur itu karena dianiaya secara biadab! Entah mengapa, melulu karena aspek kemanusiaan semata seraya bertanya kok bisa sih? Tapi ini pasti bukan karena penganiayaan apalagi oleh Pemerintahan Jokowi yang selalu dikritiknya. Pasti ada penyebab lain. Itulah yang sudah kutulis malam sebelum paginya beredar hasil penyelidikan Polri atas kasus ini dan menjadi jawaban yang meyakinkan buat saya bahwa wajah babak belur RS memang bukan karena dianiaya melainkan ternyata karena proses medik operasi plastik.

Kedua, rasa iba kembali menyeruak di dada ketik membaca pengakuan RS bahwa benar wajahnya yang babak belur itu bukan karena dianiaya melainkan karena akibat sedot lemak. Oh, alamak! Iba saya, kenapa RS tega mengaku dianiaya dan yang oleh para oposan lalu disimpulkan bahkan dengan konferensi pers segala sebagai tindakan sadis yang tertuju pada Pemerintahan Jokowi. Sungguh, ini sebuah ironi!

Ketiga, saya kian iba saat membaca bahwa RS ditangkap di bandara dalam rencana perjalanannya ke luar negeri. Ia ditangkap lalu bahkan ditahan sebagai tersangka kebohongan yang bikin onar dan gaduh bangsa. Ini sungguh suatu luka sosial yang bikin sial! Di tengah duka tragedi bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Mamuju dan sekitarnya; masih ada pula kegaduhan yang diciptakan oleh para elite politik dan bangsa tanpa bukti yang akurat. Siapa biadab, siapa lebih jahat?

Keempat, rasa iba kembali menganga saat memandang wajah RS yang harus menanggung semua risiko kebohongan yang dibuatnya sendirian. Bahkan seakan semua tokoh lain yang tadinya berlomba-lomba sok jagoan dan sok pahlawan yang memihak RS sambil nyinyir membawa kasus ini dengan tembakan tertuju pada Presiden Jokowi; kini lari cuci tangan meninggalkan RS berjuang sendirian. Sungguh menyedihkan!

Referensi pihak ketiga

Akhirnya, rasa iba kepada RS mencuat lagi saat mencoba menyadari betapa teman-teman RS ternyata pengecut tanpa nyali saat menghadapi hukum hendak ditegakkan di negeri ini! Meminjam bahasa Bani dalam seword.com, kalimat analisis yang dibuatnya tepat. Saya kutip langsung yang ditulis Bani karena bagus dan mencerdaskan kita yang waras.

“Pengecut kalian yang berlindung dibalik status sang nenek tua sebagai pembuat hoax tunggal. RS tidak pernah mengatakan ke publik bahwa dirinya dianiaya. Justru, pihak-pihak lain, seperti Prabowo Subianto, Fadli Zon, Rachel Maryam, Fahri Hamzah, Ferdinand Hutahaean dan Hanum Salsabiela Raislah yang menyebarkan itu ke publik.” (Bani, seword.com)

“Menyedihkan sekali, berteman dengan oposisi, dijadikan bidak prajurit maju ngehoax, padahal bukan dia yang mau, tapi dipaksa untuk berdrama dianiaya. Paling menyedihkan itu setelahnya, sudah terjerumus, bukannya menolong, bukannya membantu, tapi malah menikam, malah menusuk Ratna seolah-olah mereka adalah korbannya Ratna. Ratna yang telah mati-matian pasang badan untuk PS, ditelantarkan begitu saja dan bahkan dituntut hukum oleh mereka.” (Bani, seword.com)

“Jahat banget bukan gerombolan ini? Mereka memanfaatkan segala cara, apapun bisa ditumbalkan atau dikambing hitamkan, hanya untuk kepuasan syahwat tahta mereka semata, tidak punya hati dan sangat keji gerombolan ini. Bagaimana nanti dengan nasib bangsa? Jikalau mereka memimpin, segala kepentingan balik modal adalah utama, Rakyat adalah pemanis bualan saat janji, namun pembuktiannya nanti nol besar.” (Bani, seword.com)

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurut Ucers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih Bani, saudaraku, yang memberikan perspektif seimbang atas peristiwa RS dan kebohongan publik demi meraih kekuasaan! Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Sumber: https: //seword.com/politik/tidak-adilnya-hidup-ini-kalau-cuma-ratna-yang-ditahan-dan-jadi-korban-padahal-dia-hanya-aktor-stuntman-NKTzso3kr

Bandara Juanda Surabaya, 7/10/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2622495298963043?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.