Inspiration

Meninggalkan Zona Nyaman, Mengambil Risiko. Belajar dari Penggembalaan Abraham & Musa

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Ini adalah refleksi pribadi berdasarkan doa dan permenungan tentang pengalaman Bapa Abraham dan Nabi Musa saat retret imamat kami di Gedanganak.

Referensi pihak ketiga

Di hari pertama, kedua dan ketiga (Senin-Rabu, 15-17/10/2018), doa dan permenungan berdasarkan pengalaman iman Bapa Abraham dan Nabi Musa. Dua tokoh ini dalam arti tertentu juga bisa disebut gembala. Mereka dipanggil dan diutus untuk menghadirkan karya keselamatan Tuhan dalam kehidupan.

Hal yang menonjol dari kehidupan mereka adalah ketaatan. Ketaatan ditandai oleh sikap meninggalkan zona nyaman dan masuk dalam zona penuh risiko. Semua dijalani dalam kuasa kerahiman Tuhan. Apa pun konsekuensinya, mereka taat kepada Tuhan.

Referensi pihak ketiga

Pusatnya bukan diri mereka sendiri melainkan Tuhan Allah yang memanggil dan mengutus mereka. Buahnya adalah kehidupan baru. Kehidupan baru bukan hanya untuk diri mereka melainkan siapa saja yang terkait dengan mereka.

Menyadari, memahami dan menemukan pengalaman itu, saya pun berserah kepada Tuhan Allah. Apa pun risiko yang akan terjadi, saya akan belajar taat untuk meninggalkan zona nyaman demi mewartakan kasih dan kerahiman Tuhan Allah.

Referensi pihak ketiga

Alangkah indahnya bila para pemimpin negeri ini juga berani menempuh sikap yang sama. Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Sumber: refleksi pribadi

RR Gedanganak 17/10/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/46794255783850?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.