Inspiration

Menuju Puncak Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama KAS

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Sebagai Ketua Komi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang sekaligus sebagai Ketua SC Panitia Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama Keuskupan Agung Semarang (KAS), saya mempersiapkan press release ini. Teks ini (akan) saya sampaikan dalam Press Conference di hadapan rekan-rekan jurnalis dan insan pers Semarang di Ruang Semar UTC Semarang pada hari Kamis, 25 Oktober 2018, pukul 14.30 – selesai dalam rangka Slametan Mohon Doa Restu Penyelenggaraan Srawung tersebut. Berikut ini adalah teks selengkapnya yang saya persiapkan. Semoga bermanfaat.

Referensi pihak ketiga – Repro Cover Buku Panduan Srawung oleh Panitia Srawung

Tanggal 26-28 Oktober 2018 diselenggarakan Puncak Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Keuskupan Agung Semarang di UTC Semarang. Srawung ini diselenggarakan atas mandat Dewan Karya Pastoral (DKP) KAS kepada Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (Kom HAK KAS) serta Komisi Kepemudaan KAS. Srawung dilaksanakan dalam sinergi dengan Pelita Semarang, Lakpesdam NU Jateng, dan Gusdurian Jateng-DIY dalam kepanitaannya.

Rekrutmen kepesertaan dilakukan melalui jalur keparokian, komunitas-komunitas, lembaga pendidikan dan digital open recruitmen. Target peserta 1000 orang muda lintas agama dengan komposisi 50% orang muda Katolik dan 50% orang muda lintas agama (Kristen, Islam, Hindu, Buddha dan Konghucu). Dengan panitia dan para pengisi acara, total sekitar 1.500 orang.

Puncak Srawung selama tiga hari ditandai dengan model ekspresi Seni dan Budaya, Edukasi (Workshop), Sharing dan Diskusi serta Selebrasi Multikultur. Dalam tiga hari itu, terdapat beberapa hal yang mencolok secara edukatif yang akan menandai Puncak Srawung yakni Forum Muda Bercerita, Pemantik Mimpi, Workshop, Forum Penegasan Komitmen dan Rencana Tindak Lanjut. Dari sisi selebrasi seni dan budaya, akan dilaksanakan sendratari opening di hari pertama, festival dolanan anak dan gelar budaya di hari kedua.

Puncak Srawung ditempatkan pula dalam rangka 90 Peringatan Hari Soempah Pemoeda. Karenanya, pada tanggal 28 Oktober akan dilaksanakan Langkah Pemuda berupa deklarasi dan tekad kerja sama pasca-Srawung di empat kota/wilayah (Semarang, Surakarta, Yogyakarta dan Kedu-Magelang). Itulah sebabnya, ada Pra-Srawung, Puncak Srawung dan Pasca-Srawung. Diharapkan para peserta yang terlibat dalam prasrawung, puncak srawung dan pasca-srawung akan terus memberikan gema dan daya dalam rangka merawat dan menjaga NKRI melalui persaudaraan sejati demi mewujudkan peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman sesuai agama masing-masing dan di tempat atau wilayah asal masing-masing. Dengan demikian, srawung yang dimulai dalam prasrawung Maret 2018 dan memuncak pada 26-28 Oktober 2018 tidak mandeg, melainkan bergerak mengalir laksana air segar yang terus memberikan kesembuhan atas dahaga terjadinya persaudaraan dan terwujudnya perabadan kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaannya serta di mana pun berada. Post Srawung sudah akan langsung diagendakan pada November 2018 dan berkelanjutan hingga tahun 2019.

Dari Kongres ke Srawung

Srawung Persaudaraan Sejati sendiri merupakan modifikasi dari Kongres Persaudaraan Sejati yang dilaksanakan 24-26 Oktober 2014. Empat tahun kemudian, Kongres menjadi Srawung dengan konsentrasi dan fokus subyek orang muda lintas agama. Tujuannya untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam semangat persaudaraan dalam keberagaman. Buah yang diharapkan adalah peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaan kita. 

Gerakan ini menjadi program DKP KAS dalam rangka Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang (RIKAS) 2016-235. Bahkan, kita sudah mulai sejak empat tahun yang lalu melalui Kongres Persaudaraan Sejati Lintas Agama di Muntilan, 24-26 Oktober 2014. Maka dari itu, yang terjadi sekarang ini adalah kelanjutan dari gerakan yang pertama dengan subyek dan fokus orang muda. Empat tahun yang lalu, orang muda terlibat sebagai panitia, sementara pesertanya adalah orang dewasa. Kali ini, baik panitia maupun peserta adalah orang muda.

Frasa Srawung Orang Muda Lintas Agama sudah digemakan dan dilaksanakan oleh Kom HAK KAS sejak tahun 2017 yang lalu dalam berbagai gerakan dan peristiwa di empat kota, yakni Semarang, Surakarta, Muntilan, dan Yogyakarta. Gerakan Srawung Orang Muda Lintas Agama tersebut menjadi bagian dalam mendukung peristiwa Asian Youth Day (AYD) 2017 yang dilaksanakan di Yogyakarta, Kala itu, Keuskupan Agung Semarang menjadi tuan rumah dan penyelenggara AYD 2017. Dalam konteks itu, Kom HAK KAS mengadakan safari Srawung Orang Muda Lintas Agama bersinergi dengan para pelaku seni dan budaya dan berbagai komunitas di Semarang, Surakarta, Muntilan dan Yogyakarta.

Karena itu, bisa dikatakan, Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama Se-KAS ini menjadi perpaduan tindak lanjut dua peristiwa 2017 yakni Srawung Orang Muda Lintas Agama yang dilaksanakan oleh Kom HAK KAS dan AYD 2017 yang diselenggarakan oleh Komkep KAS. Sinergi itu ditopang oleh mandat DPK KAS yang memberikan kepercayaan kepada Kom HAK KAS dan Komkep KAS untuk menjadi penyelenggara Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama Se-KAS ini dalam kerja sama sinergis dengan komunitas-komunitas lintas agama Jateng-DIY.

Dinamika Prasrawung

Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda ini merupakan gerakan dalam rangkaian yang panjang yang dilaksanakan selama tahun 2018. Rangkaian panjang Srawung dilaksanakan sebagai gerakan bersama orang muda sejak Maret 2018 dengan nama Pra-Event Srawung atau bisa disebut Prasrawung. Terhitung sejak Prasrawung 21-25 Maret 2018 di Semarang, hingga Prasrawung di Klaten 30 September 2018, sudah ribuan orang muda lintas agama terlibat di dalamnya. 

Bingkainya adalah seni-budaya dan ekologi. Aksinya persaudaraan dalam kebersamaan dan keberagaman. Temanya muda, gembira dan bersaudara dalam masyarakat multikultur. Taglinenya srawung sejak dalam pikiran. Pelakunya orang muda lintasagama. 

Prasrawung dilaksanakan di empat kota yakni Semarang, Yogyakarta, Surakarta (Klaten) dan Magelang.

Di Semarang, Prasrawung diawali dalam “Pameran Lukisan: Perdamaian Palestina Kerukunan Kita” (21-25/3/2018) di Pastoran Yohannes Maria kompleks Unika Soegijapranata Semarang yang melibatkan orang muda Semarang. Orang muda Semarang juga turut dalam Karnaval Paskah Kota Semarang 2018 (27/4), “Dengan Kebangkitan-Nya Kita Srawung dalam Keberagaman” dari Kawasan Kota Lama – Balai Kota Semarang. Di Semarang juga diselenggarakan SRAGAM IMUD (Srawung Ragam Iman Muda) – sarasehan dan diskusi di halaman gereja Sambiroto Semarang (6/5). Selanjutnya, diadakan Buka Bersama dan dialog tema “Sila, Turah, Mi!” di halaman gereja Paulus Miki Salatiga (2-3/7). Dari Salatiga, estafet Prasrawung dilanjutkan ke Kendal, OMK Rayon Keris: Sarasehan dan Pentas Seni Lintas Iman – “Pancasila Kuwi Aku, Aku kuwi Cah Enom sing Kendel Srawung” (15/7/2018). Dari Kendal, Prasrawung berlanjut lagi ke Kudus, OMK Rayon Busidiana: #BANYUNINGSRAWUNG: “Melampaui Sekat-Sekat Primordialisme” Gelar Budaya Lintas Iman di Balai Budaya Rejosari Kudus (18/8). Sementara itu, di Kota Semarang terdapat Malam Pentas Seni Music for Diversity, Ragam Nada Lintas Agama oleh dan bersama Pelita Semarang, di Taman Nada Brumbungan, Semarang (18/8). Puncak Prasrawung di Semarang diselenggarakan SAKAMUNI “Srawung Kaum Muda Milenial” Teatrikal-video-musik-tari di Gedung Sukasari Semarang, judul Makrifat Sakamuni mencari Jati diri (15/9). Di samping itu, ada peristiwa lain yang melibatkan orang muda Semarang dalam kontkes Prasrawung, yakni Sahur Bersama Ibu Shinta Nuriyah Wahid di Pastoran Johannes Maria Unika Soegijapranata (25/5) dan Panorama Mural Pancasila serta Merti Bumi NKRI di Pastoran Unika Soegijapranata dan Kaligarang Area Tinjomoyo (1/6) dan aksi Go-Green Camp Kerabat Muda MSF “Muda, Bersaudara, Cinta Alam Semesta” di Tayu (8-10/6).

Di Yogyakarta, Prasrawung dilaksanakan dalam berbagai kreasi. Ada Touring Tempat Ibadah dan Malam Apresiasi (23/6); di Gunung Kidul diselenggarakan Dialog & Tampilan Budaya “Gugur Gunung Sedulur nGgunung” di Wulenpari – Gunung Kidul (14-15/7). Pada tanggal 21 Juli 2018, di Sleman diadakan “Srawung Kekinian” Art Exhibition & Mural Session, Arts Performance di Melcosh Kaliurang. Pada tanggal 16-17 Agustus 2018 terselenggaralah 17-an bersama di Yogyakarta kota. Puncak Prasrawung di Yogyakarta adalah FKT Kulon Progo “Srawung: Nyawiji lan Mawutuh” di Nanggulan (2/9). Di Yogyakarta juga diselenggarakan Sahur Bersama Ibu Shinta Nuriyah Wahid, yakni di Gamping (26/5). 

Di Magelang, prasrawung ditandai dengan berbagai aksi kreatif. Diawali dengan Festival Think Wonokerso, Banyutumumpang (19/5) Prasrawung digemakan secara akbar melalui kehadiran Mgr. Robertus Rubiyatmoko dan Alissa Wahid. Prasrawung diawali dengan pengantar, penjelasan tentang Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama, dan Perayaan Ekaristi Pentakosta dalam suasana festival ting. Selanjutnya, pada tanggal 24 Juni 2018 diselenggarakan Prasrawung “Ngudar Prasangka” Memahami ajaran agama lain. Pada tanggal 17-19 Agustus 2019 diselenggarakan Prasrawung dengan tajuk “Kedu Bersaudara: Nafas Kebhinekaan” yang ditandai dengan upacara bendera, lomba 17-an, stand-up comedy, music enaena, expo & tampilan komunitas Lintas Batas. Puncak Prasrawung di Kedu terjadi di bulan September dalam Srawung Orang Muda Milenial berupa workshop, diskusi, membuat video pendek (VLOG, Video Klip). 

Di Surakarta, prasrawung ditandai dengan tiga hal pokok. Pertama, pada tanggal 15 Juli 2018 diselenggarakan “Srawung Ekologis Berbasis Air dan Kepekaan terhadap Kemiskinan” Pelatihan Karya Seni, Pelatihan musik, Dolanan Anak Tradisional, Pengobatan Sukarela, Hiburan, Makan Bersama Peserta Srawung Persaudaraan Sejati se-Karesidenan Surakarta dan Masyarakat Desa di SDN 2 Tirtosworo Danan, Giriwoyo Kabupaten Wonogiri. Kedua, pada tanggal 30 September 2018 diselenggarakan Sajak Lampiran (Srawung Sejak Dalam Pikiran) – OMK Rayon Klaten di Lapangan Samben Gunting Wonosari Klaten. Selanjutnya, pada tanggal 7 Oktober 2018 diselenggarakan “Solo Srawung 2018” oleh Pemuda Lintas Iman Surakarta. Acara: Lomba Mewarnai, Lomba Menggambar, Performance Art dari Anak Lintas Iman; di Pendopo Balai Kota Surakarta. Khusus di Surakarta, juga terjadi di Cawas, orang muda bergerak, nyambung ke prasrawung dalam Creaversity Rayakan Keberagaman dalam Kreativitas (4/8). 

Itulah rangkaian proses panjang Srawung melalui Prasrawung. Karenanya Srawung di UTC Semarang yang melibatkan sedikitnya 1000 orang muda adalah puncak dalam konteks syukur sekaligus syukur atas 90 tahun Sumpah Pemuda. Syukur kepada Allah dinamika Srawung melalui Prasrawung berjalan penuh dinamika, muda, gembira dan bersaudara dalam keberagaman.

Kelanjutan Pasca-Srawung

Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama yang memuncak di UTC Semarang, 26-28 Oktober 2018 adalah peristiwa yang hidup dari berbagai persekutuan paguyuban orang muda lintas agama yang sudah bergerak di berbagai kota dan wilayah. Karenanya, ini bukan akhir, melainkan justru menjadi awal untuk kembali turun mengakar tingkat masyarakat di hari-hari selanjutnya. Semoga Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama KAS menjadi awal yang baik dalam mewujudkan peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaan kita; bersama orang muda!

Harapannya, Puncak Srawung menjadi momen lahirnya duta-duta persaudaraan, perdamaian dan peradaban kasih dalam keberagaman di tengah masyarakat dan bangsa Indonesia. Duta-duta itu adalah para peserta Puncak Srawung. Diharapkan, mereka mampu memberi warna kehidupan yang rukun, damai dan bersatu dalam keberagaman di tempat asal masing-masing. 

Demikian press release ini saya sampaikan atas nama Panitia Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama Se-Keuskupan Agung Semarang. Gambaran detil dan dinamika tiga hari Puncak Srawung disampaikan oleh Panitia melalui buku panduan yang disediakan, “Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama 2018” (2018).

Semoga bermanfaat. Kurang dan lebihnya mohon maaf. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung terselenggaranya Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama KAS sejak Prasrawung hingga Puncak Srawung dan Pascasrawung nanti. Salam peradaban kasih. Selamat berproses, bersyukur, bergembira, bersaudara dalam Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama se-KAS. Barokalloh, Berkah Dalem, Tuhan memberkati!***

Semarang, 25 Oktober 2018

Aloys Budi Purnomo Pr

Referensi pihak ketiga – Repro kutipan dari buku panduan Srawung halaman 13

Itulah teks lengkap press release yang saya sampaikan kepada rekan-rekan jurnalis dan insan pers yang kami undang dalam rangka Press Conference serta Slametan Mohon Doa Restu agar acara Puncak Srawung Persaudaraan Sejati Lintas Agama KAS, 26-28 Oktober 2018 dapat berjalan dengan lancar.

Harapan saya, pers release ini menjadi bahan untuk mewartakan kabar gembira tentang Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama KAS yang kami selenggarakan tersebut. Di tengah suasana kehidupan bersama berbangsa dan bernegara yang saat ini sedang ditandai oleh ketegangan menjelang Pilpres 2019; semoga Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama ini menjadi sebuah oase bagi kita semua menuju peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman apa pun agama dan kepercayaan kita.

Referensi pihak ketiga – Repro Ilustrasi dari Buku Panduan Srawung halaman 23

Bagaimana menurut UCers Sahabat peradaban kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati, Salam peradaban kasih.***

Sumber:

1. Refleksi pribadi berdasarkan buku pandan Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama 2018 (halaman 8-11)

2. https: //srawung.id/digital/

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 25/10/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2865169440939437?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.