Inspiration

Syi’ir Tanpa Waton Saat Ngaji dan Doa Satu Negeri

Referensi pihak ketiga

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah satu adegan spontan dalam acara Ngaji dan Doa Satu Ngeri dalam rangka Kirab Kebangsaan yang diselenggarakan GP Ansor PW Jateng. Dalam acara yang diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Jateng (Sabtu, 20/10/2018) dati pukul 19.30 – 24.00 WIB itu, tiba-tiba Kiai Budi Harjoni mendaulatku untuk mengeringi tarian Sufi dengan alunan saksofon saya. Syukurlah, meski tidak janjian, saya kebetulan menggendong saksofon bayi di tas saya. Inilah jadinya.

Orisinil

Begitulah saya pun spontan melantunkan tembang Syi’ir Tanpa Waton. Tarian Sufi pun meliuk-liuk. Ini merupakan kesempatan pertama kali saya melantunkan Syi’ir Tanpa Waton dengan alunan salsofon bayi. Biasanya, yang kulantunkan adalah tembang Tamba Ati.

Referensi pihak ketiga

Indah juga melodi dan syair Syi’ir Tanpa Waton yang konon menjadi tembang kesukaan mendiang Gus Dur tersebut. Inilah bersi selengkapnya aslinya Syi’ir Tanpa Wayon. Selamat menikmati.

Orisinil

Indah bukan? Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Silah loh kalau berkenan berkomentar. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

Sumber: refleksi pribadi JoharT Wurlirang, 21/10/2018»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2444727126330996?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.