Inspiration

Inspirasi & Motivasi Jurnalisme Damai, Maka Mereka Bukan Antek Pak! Mengapa dan Bagaimana?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Para jurnalis itu memiliki etika jurnalistik yang disebut peace journalism atau jurnalisme damai. Itulah landasan jurnalisme sejati! Maka, mereka, yakni para jurnalis bukanlah antek siapa pun, apalagi antek asing. Mengapa dan bagaimana?

Referensi pihak ketiga – jalandamai.org

Sebagaimana dilansir Suara.com (5/12/2018), Prabowo Subianto mengamuk kepada media-media mainstream Indonesia dan menyebut para jurnalis itu antek asing hanya gara-gara tidak memberitakan aksi reuni 212 di lapangan Monas yang terjadi pada hari Minggu (2/12/2018) yang lalu. Ya ampun! Yang bener saja Pak!

Prabowo Subianto bahkan menyebutkan media dan jurnalis mencetak dan menyampaikan kebohongan saja. “Setiap hari beberapa koran masuk ke rumah saya, saya hanya melihat bohong apa lagi nih yang mau mereka sampaikan dan yang mau mereka cetak.Pers yang banyak bohongnya daripada benarnya.”

Hal itu dikatakan Prabowo ketika berpidato dalam acara Hari Perayaan Disabilitas Internasional di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018). Menurutnya, ada upaya untuk memanipulasi demokrasi yang terjadi di Indonesia. Bahkan, Prabowo menuding media-media yang ada di Indonesia turut andil dalam upaya tersebut dengan membuat berita yang tidak sesuai dengan fakta.

Referensi pihak ketiga – jalandamai.org

Atas alasan itu, Prabowo pun menyerukan untuk tidak menghormati media-media yang ada di Indonesia. Lebih parah lagi, Prabowo bahkan menyebut media-media di Indonesia sebagai antek. Inilah katanya, “Saya katakan hei jurnalis-jurnalis! Kalian tidak berhak sandang sebagai jurnalis. Saya katakan mulai sekarang jangan lagi hormati mereka (jurnalis) karena mereka semua antek.”

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Benarkah yang dikatakan Prabowo itu? Bagaimana tanggapan para jurnalis kita? Saya pribadi tidak setuju dengan yang dikatakan Prabowo Subianto!

Ada prinsip jurnalisme damai. Mereka memberi inspirasi dan motivasi untuk perdamaian, bukan pertikaian apalagi provokasi perpecahan. Maka, mereka bukan antek siapa pun Pak, selain hamba perdamaian dan jurnalisme damai! Jurnalisme damai itu justru untuk mendukung demokrasi yang bermartabat.

Referensi pihak ketiga – galamai.dutadsmai.id

Salam perdamaian. Salam hormat dan doa. Salam peradaban kasih!***

JoharT Wurlirang, 5/12/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber:

1. Refleksi pribadi berdasarkan berita dari Suara.com, 5/12/2018

2. http: //satrioarismunandar6.blogspot.com/2011/04/jurnalisme-damai-peace-journalism-oleh.html?m=1

3. https: //jalandamai.org/jurnalisme-damai-untuk-indonesia-damai.html

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4130862421793352?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.