Inspiration

Bagaimana Selanjutnya? Inilah Inspirasi Lelaki Pemburu Peradaban Kasih

Halo Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Lelaki pemburu peradaban kasih itu merasa terhibur sebab mendengar kabar baik tentang dua hal. Apa sajakah?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pertama, kabar dari panitia ziarah Kampus Ungu. Survey yang dilakukan panitia, walau tidak bersama lelaki itu berjalan dengan baik. Mereka bisa sampai lokasi Sendang Klayu di Jlegong, Wonogiri dengan baik dan bisa merancang, mengantisipasi, memperhitungkan dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan saat rombongan ziarah berangkat pada hari “h” pelaksanaan nanti. Mereka juga berkoordinasi dengan pengurus Sendang, koordinasi transportasi untuk mengangkut peserta dari tempat parkir bus menuju Sendang. Pokoknya semua beres deh. Tinggal melaksanakan saja. Termasuk perjalanan ke rumah tempat asal lelaki itu di desa Belikrejo, Gambiranom.

“Kok namanya Belikrejo sih?” Tanya Pandityadanar. 

“Belikrejo terdiri dari dua kata. Belik dan rejo. Belik adalah lobang mata air yang tak lebar dan tak dalam. Tempat air tertampung dari sumber alami. Fungsinya seperti sumur tapi kecil. Maka disebut Belik.” Jelas lelaki itu.

“Oh gitu ya?” Sahut Pandityadanar.

“Iya. Beliknya ndak cuma satu tapi. Banyak. Maka rejo, makmur dan subur dengan mata air. Itulah sebab sumur-sumur di desa kami, khususnya bahkan di rumah kami tidak pernah kering meski kemarau panjang menimpa. Bahkan, para tetangga desa pun mengambil air alias ngangsu di rumah kami. Hebat kan?” Jelas lelaki itu bangga.

Yang diberi penjelasan hanya senyam-senyum sambil bilang, “Yes Father. It’s very clear! I understand! Thanks a lot for this information!” Pandityadanar omong dalam bahasa Inggris karena sudah sekian lama ia menjadi direktur divisi Center Language Training di Kampus Ungu. Makanya, kalau dia ngomong dalam bahasa Inggris itu bukan untuk nggaya tetapi memang sudah seharusnya begitulah! 

“Yes Sir. You’re welcome!” Sahut lelaki itu yang menjelaskan semua itu saat berbaring di rumah sakit itu.

Lelaki itu bersyukur dan lega bahwa panitia juga bisa berjumpa dengan ayah serta adik bungsunya serta iparnya untuk koordinasi makan siang pada saatnya nanti sambil sekalian kunjungan keluarga rombongan ziarah ke rumah lelaki itu. Syukur pada Allah!

“Ternyata ayah romo masih awet muda ya meski usia sudah 75 tahun. Bahkan masih lincah dan lucu!” Kata Riris.

“Begitulah! Bahkan kalau jalan bareng dengan saya, malah saya yang dikira kakaknya atau bahkan ayahnya. Itu gara-gara saya bermutu alias bermuka tua. Bahkan rambutnya pun masih asli hitam

 Sementara rambut saya baru mulai tumbuh hitam di antara yang putih…” sahut lelaki itu bercanda untuk menyebutkan bahwa rambutnya mulai memutih karena beruban. Untuk menyebut beruban, ia balik bukan tumbuh rambut putih, melainkan tumbuh rambut hitam di antara yang putih hahaha ada-ada saja tuh orang!

Syukurlah, ia merasakan penghiburan atas informasi yang baik dan positif itu. Yang kedua, ia juga mendapat kabar melalui pesan WA bahwa pelaksanaan Gladi Rohani yang diselenggarakan Reksa Pastoral Kampus Ungu berjalan dengan dengan baik meski lelaki itu gagal tak bisa turut serta. Kabar baik itu membuat lelaki itu mengalami penghiburan di saat sakitnya. 

Penghiburan bisa dialami dalam situasi apa pun. Bahkan di saat duka sekalipun. Itulah yang dalam bahasa rohani disebut konsolasi. Konsolasi itu suatu penghiburan dalam situasi hidup manusia.

Semua itu mengalir dalam refleksi kaledoskopik personal yang dilakukan oleh lelaki pemburu peradaban kasih. April menjadi bulan unik penuh pergumulan tak hanya secara fisik tetapi juga mental dan spiritual. Setiap orang pasti juga mengalaminya dalam kadar masing-masing. (bersambung)

Yogyakarta-Semarang, 16/1/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pengalaman pribadi dalam narasi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2878351260720663?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.