Inspiration

Bagaimana Tidak Berniat Menghentikan Menebar Kebohongan? Itu Tak Akan Menguntungkan, Kawan

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Bagaimana mungkin masih ada orang yang sukanya menebarkan kebohongan dan tak mau menghentikannya juga sesudah beberapa kali cara bohongnya kebongkar? Cara itu tidak akan menguntungkanmu, Kawan!

Referensi pihak ketiga

Percayalah! Masyarakat dan rakyat kita itu beda! Masyarakat dan rakyat kita sudah lebih cerdas kok membedakan mana fakta kebenaran dan mana provokasi kebohongan? Dari pada selalu menuai bumerang yang memalukan, ayolah, Kawan, pakailah cara-cara yang elegan berbasis data dan fakta.

Jangan asal bicara. Kasihan dengan citra dirimu yang selalu tersipu malu saat orang lain justru mengetahui aibmu berniat membohongi rakyat pakai caramu yang tak bermartabat! Sudahlah dan sudahilah cara berbohong sambil menyerang atau menyerang dengan cara kebohongan!

Referensi pihak ketiga

Mari kita berhati-hati saja untuk diri kita. Pikir dulu sebelum bicara dan bertindak. Itu barulah telak sikap yang terhormat dan bermartabat.

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga inspirasi ini bermanfaat. Terima kasih. Salam.hormat dan doa. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

JoharT Wurlirang, 4/1/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pengalaman pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3760854239866965?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.