Inspiration

Kisah Inspirasi Dahsyatnya Membahagiakan & Mengharukan, Dua Guru Bangsa Ini dalam Pelukan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Sedang hangat beredar sebuah kesaksian indah yang dibagikan oleh Ienas Tsuroiya, Anak sulung Gus Mus atau KH Ahmad Mustofa Bisri. Beginilah kesaksian selengkapnya, tanpa saya kurangi tanpa saya tambahi sebagaimana diforward dalam grup WA Sahur Keliling Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Ijinkan daku mengutip seutuhnya. Rasakanlah kedalaman kesaksiannya.

Referensi pihak ketiga dari Grup WA SAKEL 2018

“Selesai dzikir sebentar bakda shalat Jum’at, segera saya hampiri Buya di sisi utara dalam masjid. Memberanikan diri mengganggu dzikir Buya, saya salim lalu bilang, “Buya, Gus Mus di sana.” sambil saya tunjuk tempat duduk Gus Mus.

Tampak senyum cerah di wajah Buya menatap ke arah seseorang berambut putih, berpeci dan berbaju hitam yang tengah duduk bersila di seberang sana.

“Saya ke sana”, kata Buya, lalu meneruskan dzikir sebentar. Saya duluan ke sisi selatan masjid, mendekat ke Gus Mus.

Duduk di belakang kiri Gus Mus yang sedang wirid, saya tengok ke arah Buya. Ternyata Buya menyusul saya tidak terlalu jauh. Tepat sekali Gus Mus selesai wirid, saya bisikkan, “Abah, Buya ke sini”.

Gus Mus menengok, tersenyum gembira dengan mata berbinar-binar, lalu berdiri menyambut Buya.

Di depan mata saya, bertemulah dua tokoh besar bangsa ini dengan wajah haru..

Keduanya berucap lirih tapi mantab, “Assalaamu’alaikum”, langsung berpelukan erat-erat… seakan tak ingin lepas. Lamaaaa sekali.

Saya rasakan, ada dialog batin antara keduanya dalam pelukan dan mimik haru itu. Tentang kerinduan yang dalam, tentang kegelisahan, tentang nasib bangsa ini, tentang kebahagiaan, tentang Tuhan….

_____

Ienas Tsuroiya

(Anak sulung Gus Mus)

[Sumber: Grup WA Sahur Keliling (SAKEL) 2018 Hj Sinta Nuriyah Wahid]

Referensi pihak ketiga dari Grup WA SAKEL 2018

Terima kasih Mbak Ienas aras kesaksiannya yang indah dan dahsyat membahagiakan dan mengharukan ini. Dari kutipan dan dua foto yang sedang viral itu, kurasakan dahsyatnya kebahagiaan dan keharuan yang harusnya memberi inspirasi dan motivasi kepada siapa saja yang cinta negeri ini. Saya sebagai Pastor Katolik yang beberapa kali sowan, berjumpa dan berguru kepada para Beliau ini merasakan getaran haru dan bahagia tiada tara saat membaca kesaksian Ienas Tsuroiya dan memandang foto pelukan Gus Mus dan Buya Syafii Ma’arif dalam kontemplasi yang mendalam.

Referensi pihak ketiga dari merdeka.com

Tiba-tiba aku pun merindukan para Beliau ini. Indahnya negeri ini di mata, hati, pikiran, jiwa dan setiap ucapan yang mengalir dari bibir Mereka. Salut dan salam hormat.

Referensi pihak ketiga – Bersama Buya Syafi’i Maarif, Ibu Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Romo FX Sukendar, Bikkhu Sri Pannyavaro Mahatera dan Abu Hapsin dalam Kongres Persaudaraan Sejati

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Salam hormat dan doa. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 29/12/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/361032075327533?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.