Inspiration

Kisah Motivasi Mereka Ini Bukankah Istimewa? Kaum Muda Menimba Inspirasi Spirit Gus Dur!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah kisah motivasi yang penuh inspirasi. Mereka ini adalah kaum muda lintas agama yang termotivasi menimba inspirasi KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Mereka menyebut diri Gusdurian Semarang.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Dalam rangka haul ke-9 Gus Dur, mereka menyelenggarakan “Nada, Sastra dan Doa untuk Guru Bangsa”. Tempat pelaksanaan sejak persiapan hingga puncak rangkaian acara dilaksanakan di Pastoran Johannes Maria Tinjomoyo Dhuwur Kaligarang, Semarang. Itulah tempat tinggalku sementara ini, sejak 28 November 2017 lalu.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Tanpa ragu dan prasangka, mereka berkegiatan di situ memberi inspirasi tentang penghayatan indahnya keberagaman dalam persatuan. Maka, dalam rangka Hau ke-9 Gus Dur, mereka menampilkan kreasi dua sesi Sabtu, 29/12/2018)

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pertama, dari sebelum hingga saat Magrib, digelarlah sesi nada budaya. Pada kesempatan ini ditampilkan seni Barongan Singa Jaya dan Bujang Ganong Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Blora. Dua penari Barongan meliuk-liuk diiringi perangkat beberapa unsur gamelan yang dipadu dengan perkusi. Pada kesempatan ini pula Arbi membacakan puisi dan dilengkapi dengan penampilan dari teman-teman Pradah Hindu Semarang di bawah koordinasi Komang. Sesi ini dilaksanakan di halaman garasi pastoran. 

Referensi pihak ketiga

Kedua, sesudah Magrib, sesi testimoni mengenang, meneladan dan melanjutkan Gus Dur. Sesi ini dilaksanakan di teras atas dan diwarnai dengan musik rebana, puisi dan testimoni serta orasi budaya oleh Kang Mohammad Sobary berbasis pada novel terbarunya The President. Disebut dalam orasi itu sosok Gus Dur yang harus menginspirasi orang muda untuk selalu bersikap kritis konstruktif memilih kebaikan dan kebenaran bukan keburukan dan kejahatan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Acara ditutup dengan doa oleh Haji Imam Fadilah. Suasana akrab, berbaur dan bersaudara pun tercipta hingga meski acara sudah usai, mereka masih tetap bercengkrama bercanda dan berdialog tentang budaya. Bahkan hingga subuh.

Referensi pihak ketiga – Pemotret Lukas Awi Tristanto

Bagiku, inilah kisah nyata motivasi mereka, yakni Gusdurian Semarang yang bukankah istimewa? Mereka kaum muda menimba inspirasi Gus Dur dan menerapkannya dengan bahagia! Menurutku, Ajid dan Gopang yang menjadi ketua acara dan koordinator Gusdurian Semarang berhasil menyelenggarakan peristiwa ini. Sungguh luar biasa istimewa!

Referensi pihak ketiga

Bagaiamana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Salam hormat dan doa. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 29/12/2018

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pengalaman pribadi

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1175635483627683?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.