Inspiration

Bagaimana Selanjutnya? Inilah Kisah Lelaki Pemburu Peradaban Kasih (38)

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Biarlah malam kian larut meninggalkan kelam menyambut tahun baru yang merangkak maju. Lelaki pemburu peradaban kasih itu masih dibawa dalam perjalanan membuka lembar demi lembar kidung peradaban kasih menuju puncak Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama yang pelaksanaannya berada di pundaknya sebagai Ketua SC. Memang ia tak sendirian. Itu benar.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Lelaki pemburu peradaban kasih itu, sebagai Ketua SC Panitia Srawung Persaudaraan Sejati Orang Muda Lintas Agama se-Keuskupan Agung Semarang, dibantu oleh banyak Sahabat yang hebat! Di SC ada Gus Tedi Kholiludin, Yunantyo Yas Adi, Setyawan Budy, Andi Tjiok, Lukawi Tristanto, Sindajanty, dan Romo Inugroho SJ. Sementara di OC, ada ketua yang handal yakni Romo Vimpar Budi Purwantoro Pr yang bergerak bersama pasukan orang muda yang luar biasa istimewa.

Semua itu membuat lelaki pemburu peradaban kasih itu semakin kuat dalam pengharapan bahwa rangkaian acara Srawung yang sudah diwartakan sejak Januari 2018 dan dilaksanakan dalam program pertama kali di Maret 2018 itu dipastikan berjalan dengan amat baik. Ia melihat semuanya sungguh amat baik! Bahkan hingga puncak Srawung dilaksanakan di Oktober 2018 sesudah melewati Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus dan September, semua dijalankan dan dijalani dengan sungguh amat baik tak kekurangan satu pun, termasuk dalam hal pendanaan yang dibutuhkan! Sisi ini memang sensitif dan rawan, namun betapa pun sangat dibutuhkan, sebab tanpa ada dana yang cukup, bagaimana Srawung dalam tiga hari dengan berbagai kegiatan seni budaya yang melibatkan ribuan orang muda itu bisa berjalan?

Lelaki itu selalu percaya, bahwa Tuhan Yang Maha Esa itu adalah Tuhan Yang Maha Murah juga. Tuhan Yang Maha Esa yang dalam doa-doanya disebut dengan penuh cinta mesra sebagai Bapa, pasti tidak akan tega membiarkan anak-anak-Nya berkekurangan! Itu keyakinan kuat lelaki itu dalam segala hal yang selama ini dilakukannya demi membangun dan mewujudkan peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman, apa pun agama dan kepercayaannya.

Dengan tetes air mata syukur dan dalam keharuan, terlintas dalam refleksi malam itu, awal-awal menegangkan saat pertama kali membentangkan rencana dan gagasan atas mandat yang diletakkan di bahunya itu. Berbagai pertanyaan kritis bahkan dalam nada pesimistis dilemparkan laksana bukan hanya kerikil tajam yang bisa membuat langkah tergelincir melainkan laksana bongkahan batu-batu besar yang menghadang langkah maju di jalan yang terbentang.

Memburu peradaban kasih bersama orang muda lintas agama dalam kerja sama sinergis dengan banyak pihak yang luar biasa istimewa itu membuat lelaki itu tak gentar menghadapi setiap kritik yang mencecar! Ada yang bilang bagaimana dana sebesar itu hanya dihambur-hamburkan untuk pertemuan massal yang tak bisa dinikmati hasilnya seketika ini? Itu sia-sia saja! Masih ada yang lain yang mempertanyakan, siapa yang akan mau mendukung pendanaan kegiatan yang bukan bersifat monumental? Bukankah Srawung tak mewujud dalam bangunan fisik seperti lonceng gereja atau gedung yang bisa dilihat dengan mata? Lalu untuk apa mau mendukung dan memberikan dana? Sia-sia saja!

Namun jangan salah sangka! Srawung memang tidak monumental dengan wajah bangunan fisik yang asyik dan bisa dikenang bagi siapa saja yang kadang membantu hanya demi pamrih karena ada hasil bangunan yang bisa ditelisih. Oh, tidak! Srawung itu pun bangunan rohani dan sosio-religius yang meski tak disusun dengan batu, bata, semen dan pasir, namun kondisi hidup yang rukun, damai, harmonis adalah fondasi dari segala bangunan fisik yang ada pada kita! Begitu argumentasi lelaki itu.

Apalah artinya bangunan-bangunan fisik yang kau dirikan itu bila hidup bersama yang rukun dan damai terkoyak dan umat manusia tercerai-berai oleh dendam dan kebencian? Semua serba susah dan sulit secara psikologis dan sosiologis dalam hidup bersama, lalu untuk apa semua bangunan ekonomi dan insfrastruktur yang sudah diletakkan oleh pemimpin-pemimpin yang baik selama ini? Maka, jangan remehkan bangunan sosial, religius, psikologis yang ditata dalam diri kaum muda masa depan kehidupan kita bersama. Kalau masa depan hidup kita rukun dan damai sebagaimana dihadirkan oleh kaum muda masa depan kita, maka masa depan kita pun akan diukir dengan peradaban kasih kerukunan yang kian kokoh dan tak akan mudah roboh! Orang muda adalah pemilik masa depan kita. Jangan remehkan mereka!

Ya, begitulah, lelaki pemburu peradaban kasih itu, sampai pada lembar September dan Oktober menuju November 2018 yang dibuka dalam makna perburuan peradaban kasih sebagai bait-bait kidung peradaban. Semua tentu bukan dalam rangka pribadi melainkan sebagai wujud nyata bagi Ibu Pertiwi akan tersenyum kembali menyaksikan anak-anaknya rukun bersatu dalam keragaman seni dan budaya dan dalam keberagaman keberagamaan yang indah dan rukun.

Keindahan itu berpendar seindah pendaran warna-warni kembang api yang mengiringi permenungan pribadinya di ujung Gg Kampung Asri. Di bawah sana suara air sungai Kaligarang bergemuruh laksana semangat yang mengalirkan pengharapan akan masa depan kehidupan yang terus damai dan sejahtera kendati akan selalu ada bahkan banyak perkara! Pastoran Johannes Maria Tinjomoyo yang berada di dhuwur Kaligarang tidak menjadi tempat sunyi, meski malam itu, lelaki itu sendiri bahkan dalam melewatkan tahun lama dan memasuki tahun baru! Benar-benar sebuah keindahan bukan kesepian, keharuan syukur bukan kekecewaan hancur. Segala sesuatu ada waktunya. Namun tetap segalanya sungguh amat baik di matanya dan dalam jiwanya bersama Sang Pencipta yang sejak awal mula selalu melihat bahwa segalanya adalah baik adanya, bahkan berpuncak pada sungguh amat baik adanya! (bersambung)

JoharT Wulirang -Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 1/3/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pengalaman pribadi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3042360143667961?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.