Inspiration

Diciptakanlah Kebijaksanaan Sebelum Segala-galanya, Ternyata Beginilah Tantangannya Kini!

S​ahabat Peradaban Kasih yang terkasih. ​Diciptakanlah kebijaksanaan sebelum segala-galanya, Bagaimana bisa dilaksanakan dalam hidup kita, sekarang ini dan di sini, di tempat kita berada di mana pun? Beginilah jawabannya!

Referensi pihak ketiga

​Inspirasi dan motivasi tentang kebijaksanaan bisa kita renungkan dari ​Bacaan Liturgi 25 Februari 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa VII Bacaan Pertama dari Putra Sirah 1:1-10​. Begini teks selengkapnya. 

Segala kebijaksanaan dari Tuhan asalnya, dan ada padaNya selama-lamanya. Pasir di laut dan tetes hujan, dan hari-hari kekekalan siapa gerangan dapat membilangnya? Tingginya langit, luasnya bumi, dan samudera raya dan kebijaksanaan, siapa dapat menduganya? Sebelum segala-galanya kebijaksanaan sudah diciptakan, dan pengertian yang arif sejak dahulu kala. Kepada siapakah pangkal kebijaksanaan telah disingkapkan, dan siapakah mengenal segala akalnya? Hanyalah Satu yang bijaksana, teramat menggetarkan, yaitu Yang bersemayam di atas singgasanaNya. Tuhanlah yang menciptakan kebijaksanaan, yang melihat serta membilangnya, lalu mencurahkannya atas segala buatanNya. Pada semua makhluk ia ada sekadar pemberian Tuhan, yang juga membagikannya kepada orang yang cinta kepadaNya. (​Putra ​Sir​ah​ 1:1-4,6,8-10​) 

Inspira​si dan motivasi rohani apa yang bisa kita timba? Berikut beberapa hal yang bisa direnungkan. Minimal tiga ini.

​Pertama, kebijaksanaan itu berasal dari Tuhan. Sumbernya adalah Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan Yang Maha Esa jugalah Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kedua, karena bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa, maka, tak seorang pun mampu membilang kebijaksanaan, tak seorang pun jua bisa menduganya. Kebijaksanaan diciptakan sebelum segala sesuatunya, sejak awal mula. 

Ketiga, tak seorang pun mampu menyingkapkan dan mengenalinya kecuali yang bersemayam bersama-Nya sejak awal mula pula. Namun, syukur kepada Tuhan, sebab Tuhan berkenan mengaruniakan kebijaksanaan itu kepada setiap makhluk yang mengasihi-Nya dengan segala kerendah hati dan cinta kepada-Nya. Semoga kita diperhitungkan sebagai orang-orang yang mendapat karunia itu sekarang ini dan di mana pun kita berada.

Nah, bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

​Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 25/2/2019 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Kitab Putra Sirah 1:1-10

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/228036035680167?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.