Inspiration

Dikasihi & Diberkati Tuhanlah, Barangsiapa Mencintai Kebijaksanaan. Bagaimana Selanjutnya?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Dikasihi dan diberkati Tuhanlah, barangsiapa mencintai Kebijaksanaan. Bagaimana Selanjutnya? Inilah inspirasi dan motivasi jawabannya.

Referensi pihak ketiga

Ini pesan penuh inspirasi dan motivasi rohani yang bisa kita timba dari Bacaan Liturgi 27 Februari 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa VII Bacaan Pertama yakni dari Kitab Putra Sirakh 4:11-19. Beginilah teks selengkapnya. 

“Kebijaksanaan menjunjung tinggi para anaknya, dan menaruh perhatian pada orang yang mencarinya. Barangsiapa mencintai kebijaksanaan mencintai kehidupan, dan barangsiapa pagi-pagi menghadapinya akan penuh sukacita.

Barangsiapa berpaut pada kebijaksanaan mewarisi kemuliaan, dan ia diberkati Tuhan setiap langkahnya. Barangsiapa melayani kebijaksanaan, berbakti kepada Yang Kudus, dan barangsiapa mencintai kebijaksanaan dicintai oleh Tuhan. Barangsiapa mendengarkan kebijaksanaan akan memutuskan yang adil, dan aman sentosalah kediaman orang yang mengindahkannya.

Jika orang percaya pada kebijaksanaan niscaya ia mewarisinya, dan keturunannya akan tetap memilikinya. Boleh jadi ia dituntun kebijaksanaan lewat jalan yang berbelok-belok dahulu, sehingga ia takut dan gemetar; boleh jadi kebijaksanaan menyiksa dia sebagai siasat sampai dapat percaya padanya, dan mengujinya dengan segala aturannya.

Tetapi kemudian kebijaksanaan kembali kepadanya dengan kebaikan yang menggembirakan, dan menyingkapkan kepadanya pelbagai rahasia.Tetapi jika orang sampai menyimpang, maka ia akan dibuang oleh kebijaksanaan dan diserahkan kepada kebinasaan.” (Kitab Putra Sirakh 4:11-19).

Inspirasi dan motivasi rohani kunci dari teks ini adalah bahwa orang yang mencintai kebijaksanaan, dicintai oleh Tuhan. Maka, dikasihi dan diberkati Tuhanlah setiap orang yang mau mencari dan mencintai kebijaksanaan. 

Referensi pihak ketiga

Kebijaksanaan itu bukan pembodohan, bukan pemutarbalikan fakta dan kebenaran, bukan pula pembohomgan hanya demi meraih kemenangan dan kekuasaan. Kebijaksanaan itu demi kemajuan dan kesejahteraan hidup bersama yang adil dan beradab!

Ya Tuhan, anugerahilah kami kebijaksanaan demi kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan seluruh warga bangsa serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Semoga kami boleh selalu mencintai kebijaksanaan secara benar sehingga layak menerima berkatMu, selama-lamanya. Amin.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 26/2/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Kitab Putra Sirakh 4:11-19.

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1307683581487110?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.