Inspiration

Ditipu Iblis Menyamar Ular, Beginilah Dampaknya Tak Hanya Menimpa Tujuh Turunan, Milyaran!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inspirasi dan motivasi apa yang bisa direnungkan saat ini? Beginilah, ternyata oh ternyata, yang namanya hoaks atau pembohongan itu sudah ada sejak awal kehidupan manusia. Hoaks itu berupa bujuk rayu kebohongan dan tipu daya. Inilah kisah selengkapnya.

Referensi pihak ketiga

Dalam Bacaan Liturgi 15 Februari 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa V yakni Bacaan Pertama dari Kejadian 3:1-8, kita temukan leluhur hoaks sepanjang sejarah kehidupan manusia. Hoaks itu dilancarkan Iblis berwajah ular kepada Ibu Hawa, lalu berdampak kepada Bapa Adam, dan terwariskan kepada kita hingga hari ini dan sampai akhir zaman. Dampak buruk hoaks tak hanya menimpa tujuh turunan, melainkan milyaran segenap umat manusia di seluruh muka bumi ini.

Dahsyat! Dikisahkan, inilah leluhur hoaks perdana. Mari kita baca.

Referensi pihak ketiga

“Ular adalah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan Tuhan Allah. Ular itu berkata kepada wanita, “Tentulah Allah bersabda, ‘Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

Wanita itu menjawab, “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan. Tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah taman, Allah bersabda: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.” Tetapi ular itu berkata kepada wanita itu, “Sekali-kali kamu tidak akan mati! Tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya, matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” Perempuan itu melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Maka ia mengambil buah itu, lalu dimakan, dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia; dan suaminya pun memakannya. Maka terbukalah mata mereka berdua, dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.”

Begitulah hoaks perdana terjadi. Yang menjadi korban haoks ada Ibu Hawa dan Bapa Adam. Dampak akibatnya harus ditanggung anak cucu dan keturunannya, termasuk kita. Maka, Gara-gara ditipu Iblis menyamar Ular, beginilah jadinya tak hanya menimpa yujuh turunan, melainkan milyaran, sampai akhir zaman!

Referensi pihak ketiga

Nah, mari kita lawan hoaks dengan iman, harapan dan kasih, apa pun agama dan kepercayaan kita. Jangan gampang tertipu oleh hoaks dan rayuan gombal politik-sosial, apalagi di era digital milenial. 

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 15/2/2019 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan bacaan pertama, Kejadian 3:1-8

Sumber
https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2249229099045474?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.