Inspiration

Diuji Seperti Emas dalam Api, Begitulah Orang Yang Dikasihi Tuhan Diuji Dengan Penghinaan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi yang memberi motivasi rohani bagi siapa saja untuk tetap teguh dalam kebijaksaan dan kebaikan kendati ditempa berbagai ujian bahkan penghinaan. Mari kita renungkan.

Referensi pihak ketiga

Inspirasi dan motivasi rohani itu termuat dalam Bacaan Liturgi 26 Februari 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa VII Bacaan Pertama dari Kitab Putra Sirakh 2:1-11. Beginilah teks selengkapnya. Mari kita baca dan renungkan.

“Anakku, jika engkau mau mengabdi kepada Tuhan, bersiap-sedialah menghadapi pencobaan. Tabahkanlah dan teguhkanlah hatimu. Jangan gelisah pada waktu malang. Berpautlah kepada Tuhan, jangan berpaling dari pada-Nya, supaya engkau dijunjung tinggi pada akhir hidupmu.

Terimalah saja apa pun yang menimpa dirimu dan hendaklah sabar dalam segala perubahan kehinaanmu. Sebab emas diuji di dalam api, tetapi orang yang dikasihi Tuhan diuji dalam kancah penghinaan. Percayalah pada Tuhan maka Iapun menghiraukan dikau, ratakanlah jalanmu dan berharaplah kepada-Nya.

Kalian yang takut akan Tuhan nantikanlah belas kasihan-Nya dan jangan menyimpang, supaya kalian jangan terjatuh. Kalian yang takut akan Tuhan, percayalah pada-Nya, niscaya kalian tidak akan kehilangan ganjaran. Kalian yang takut akan Tuhan, harapkanlah yang baik, sukacita kekal dan belas kasihan.

Ingatlah akan angkatan yang sudah-sudah, dan perhatikanlah: pernahkah Tuhan mengecewakan orang yang berharap kepada-Nya? Pernahkah Tuhan meninggalkan orang yang tekun bertakwa? Pernahkah Tuhan tidak menghiraukan orangyang berseru kepada-Nya? Sungguh, Tuhan itu pengasih dan penyayang. Ia mengampuni dosa dan menyelamatkan di waktu kemalangan.” (Kitab Putra Sirakh 2:1-11)

Jadi, jangan menyerah kalah oleh penghinaan sebab itu hanyalah ujian bagi orang-orang pilihan yang dikasihi Tuhan. Ujian itu laksana emas dalam api yang kian memurnikan jati dirinya.

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat dan memberi inspirasi serta memotivasi hidup kita dalam menghadapi setiap penghinaan. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 25/2/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Kitab Putra Sirakh 2:1-11

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3873155506729244?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.