Inspiration

Empat Inspirasi Rohani Diberi Amanah Menjadi Pemimpin, Apa dan Harus Bagaimana Sebaiknya?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi dan motivasi bagi para pemimpin di bidang apa pun khusuanya terkait dengan warga anggotanya. Menjadi pemimpin itu laksana menjadi sosok gembala yang penuh kasih, bukan dengan hati mendidih pedih suka berselisih. Bagaimanakah? Inilah jawabannya.

Referensi pihak ketiga

Inspirasi dan motivasi ini ditimba dari Bacaan Liturgi 22 Februari 2019 pada Pesta Takhta S. Petrus, Rasul, khususnya dari Bacaan Pertama 1Petrus 5:1-4. Beginilah inspirasi dan motivasi selengkapnya. 

Saudara-saudara terkasih, sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak, aku menasihati para penatua di antara kamu: Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan terpaksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu. (1Petrus 5:1-4)

Inspirasi apa yang bisa ditimba? Ini ringkasannya.

Referensi pihak ketiga

Pertama, pemimpin adalah gembala. Gembala yang peduli dan berbela rasa bagi kawanan dombanya.

Kedua, jalankan tugas seberat apa pun dengan sukarela, bukan dengan terpaksa. Pemimpin yang terpaksa akan tersiksa dan menyiksa rakyat yang dipercayakan padanya.

Ketiga, janganlah mencari keuntungan melainkan berikanlah pelayanan. Hasrat cari keuntungan membuat pemimpin tergoda melakukan korupsi. Ini berhaya bagi diri sendiri dan yang dilayani.

Keempat, pemimpin sebagai gembala menjadi teladan bagi umat, rakyat dan kawanan dombanya. Kita bersyukur memiliki contoh nyata dalam hal ini. Misalnya, Presiden Jokowi yang memberi teladan tidak korupsi, sukarela meski dicerca dan dihina, serta tak mencari keuntungan buat diri sendiri dan keluarganya melainkan melulu demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

d’Emerick Salatiga, 22/2/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi 1Petrus 5:1-4

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4207776369640941?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.