Inspiration

Tak Dipandang Hina Oleh Allah, Hati Yang Remuk Redam, Mengapa & Bagaimanakah Inspirasinya?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi dan motivasi tetap bersyukur, meski hati kita remuk redam? Mengapa dan bagaimana? Begini inspirasinya.

Referensi pihak ketiga

Selengkapnya, inspirasi itu terdapat dalam Bacaan Liturgi 08 Maret 2019 Hari Jumat Sesudah Rabu Abu, yakni Kitab Mazmur 51:3-4.5-6a.18-19. Inilah selengkapnya, mari kita jadikan doa kita.

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sadar akan pelanggaranku, dosaku selalu terbayang di hadapanku Terhadap Engkau, terhadap Engkau sendirilah aku berdosa, yang jahat dalam pandangan-Mu kulakukan.

Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan; kalaupun kupersembahkan kurban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Persembahanku kepada-Mu ialah jiwa yang hancur.Hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. (Kitab Mazmur 51:3-4.5-6a.18-19)

Meski hati kita remuk redam karena segala kelemahan dan dosa kita, asal kita bertobat dan mengandalkan Tuhan, maka Tuhan tidak akan memandang hina kita. Mari kita mengandalkan kasih kerahiman-Nya.

Seminari Tinggi St Paulus Jogya, 8/3/2019

BERKAH DALEM

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Kitab Mazmur 51:3-4.5-6a.18-19

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1303938330805734?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.