Inspiration

Inspirasi dan Motivasi Dahsyat! Bagaimana Melaksanakan Hukum Taurat di Mata-Nya?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi dan motivasi yang bisa direnungkan di tengah kegalauan. Melaksanakan Hukum Taurat itu membawa berkat seperti ini. Bagaimanakah? Mari kita simak dan renungkan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Kisahnya diwartakan dalam Bacaan Liturgi 27 Maret 2019 Hari Biasa Pekan Prapaskah III Bacaan Injil Matius 5:17-19. Beginilah teks selengkapnya.

Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sungguh, selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat-tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Surga. Tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.” (Matius 5:17-19)

Bagaimana inspirasi dan motivasinya? Pertama, kita dapat berbicara tentang memenuhi hukum dengan dua cara: dengan melakukan segala sesuatu yang diminta atau dengan menyelesaikan apa yang hilang. Yesus melengkapi hukum Perjanjian Lama dengan hukum kasih yang baru – untuk saling mengasihi sebagaimana Ia telah mengasihi kita. Yesus memenuhi dengan menunjukkan tujuannya yakni mengasihi Allah di atas segala sesuatu. 

Kedua, ita diberi inspirasi dan motivasi menjalankan hukum ini dengan motivasi yang tepat dan sikap penuh perhatian serta penuh pengabdian kepada Allah dan sesama. Memiliki cinta sebagai motivasi dari semua tindakan kita tidak hanya membantu kita mencapai surga, tetapi juga mengalami kebahagiaan dan kemuliaan Allah sendiri

Dahsyat! Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 26/3/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refkeksi pribadi terinspirasi Matius 5:17-19

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4126478865335872?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.