Inspiration

Inspirasi dan Motivasi Menjalani dan Menjalankan Hidup Rukun, Inilah Contohnya!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah salah satu contoh – semog bisa dan layak menjadi contoh, bila tidak maafkanlah – inspirasi dan motivasi kearifan lokal Ngelmu Iku Kelakone Kanthi Laku. Ini hanyalah salah satu contoh saja tentang ngelmu dalam hal kerukunan dan kemanusiaan. Maka, jadilah Ngelmu Rukun Iku Kelakone Kanthi Laku. Bagaimanakah?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pertama, pada hari Minggu, 17 Maret 2019, sejak pukul 07.00, saya hadir bersama warga masyarakat Jawa Tengah di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang. Tujuan utamanya adalah meneguhkan kerukunan hidup bersama. Bersama warga masyarakat dari yang difabel hingga yang non-difabel secara fisik, serta bersama para tokoh lintasagama (KH Maimoen Zubair atau akrab disapa Mbah Maimoen, Habib Luthfi, Gus Muwafiq, KH Munif, Mgr Robertus Rubiyatmoko Uskup Agung Semarang dan masih banyak tokoh lintas agama lain) saya hadir meneguhkan siapa saja yang hadir dalam rangka kerukunan. Itu terjadi dari pagi hingga siang. Bersama Disboy, Komunitas Band Dinsos Jateng yang semua personilnya penyandang disabilitas netra, saya nyanyi lagu saya UntukMu Indonesia dan lagu nasional Indonesia Pusaka.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Kedua, malamnya, saya hadir dan mendukung sikap belarasa dan solidaritas untuk para korban teror di Selandia Baru. Para Sahabat Pelita dan Kom HAK KAS mengadakan doa bersama di Taman Doa Katedral Randusari Semarang. Kaget dan terharu saya saat diminta Lukas Awi untuk memberikan refleksi pada kesempatan itu. Banyak orang muda, OMK, Mahasiswi-Mahasiswa dan para aktivis hadir. Ini bagus. Terima kasih. Lanjutkan saja!

Referensi pihak ketiga

Ketiga, sesudah acara di Katedral Semarang, malam itu juga, saya meluncur ke Bogor bersma Haji Taslim, Pdt Bambang dan Pak Candra (Buddha). Saya bertindak sesuai tawaran dan komitmen saya menjadi sopir dalam perjalanan darat tersebut, pergi-dan-pulang. Untuk apa ke Bogor? Kami akan audiensi dengan Presiden Joko Jokowi Widodo bersama tim Asosiasi FKUB Se-Indonesia di Istana Bogor.

Referensi pihak ketiga

Keempat, dalam perjalan pulang dari Bogor menuju Semarang, di rest area Cirebon, kubaca berita bahwa Romo FX Wiyono meninggal dunia. Romo Wiyono adalah sosok imam yang juga seorang budayawan di mata saya. Beliau mengembangkan musik gamelan dan seorang dhalang Wayang Wahyu. Kami sama-sama alumni melayani di Seminari Tinggi St. Petrus Pematangsiantar. Beliau bertugas sebagai staf. Di seminari yang sama saya pernah bertugas sebagai staf dan rektor. Itulah sebabnya, saya merasa wajib untuk melayat. Maka, saya pun berangkat ke Jogya di Seminari Tinggi St. Paulus, untuk melayat. Syukur pada Allah, Mas Agung berkenan menemaniku. Semua juga dalam rangka laku kerukunan.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Nah, dalam keempat hal sederhana itu, saya hanya mau belajar menghayati kearifan lokal Ngelmu Rukun Iku Kelakone Kanthi Laku. Dah itu saja. Tak usah banyak kata dan bicara tetapi melakukan saja sedapat-dapatnya, dengan bahagia dan bersyukur, bukan dengan menghina dan sikap takabur.

Bagaimana menurut UCers Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.

Seminari Tinggi St Paulus, Yogyakarta, 18/3/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pengalaman pribadi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/397218635871832?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.