Inspiration

Ketika Allah Menyesal, Hukuman bagi UmatNya Pun Batal!

Sasahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi dan motivasi kerahiman Allah. Nabi Musa meluluhkan hati Allah. Allah menyesal, maka rencana menghukum umatNya pun batal. Bagaimana kisahnya?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Semua ada dalam Bacaan Liturgi 04 April 2019 Hari Biasa Pekan Prapaskah IV Bacaan Pertama Kitab Keluaran 32:7-14. Mari kita baca teks selengkapnya sebagai SabdaNya.

Di gunung Sinai Allah berfirman kepada Musa, “Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak perilakunya. Begitu cepat mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka. Mereka telah membuat anak lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan kurban, sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir.”

Lagi firman Tuhan kepada Musa, “Telah Kulihat bangsa ini, dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk! Oleh sebab itu biarkanlah murka-Ku bangkit terhadap mereka, dan Aku akan membinasakan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar.”Lalu Musa mencoba melunakkan hati Tuhan, Allahnya, dengan berkata, “Mengapakah, Tuhan, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat?Mengapakah orang Mesir akan berkata: Dia membawa mereka keluar dengan maksud menimpakan malapetaka kepada mereka dan membunuh mereka di gunung dan membinasakannya dari muka bumi? Berbaliklah dari murka-Mu yang bernyala-nyala itu dan menyesallah akan malapetaka yang hendak Kaudatangkan kepada umat-Mu.

Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya.” Dan menyesallah Tuhan atas malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya. (Keluaran 32:7-14)

Nabi Musa hebat. Beliau mampu melunakkan hati Allah yang merancang hukuman bagi umatNya. Bahkan, Allah pun menyesal. Rencana hukuman bagi umatNya pun batal. Inilah salah satu sisi kerahiman Allah bagi manusia. Marilah kita mengandalkan kasih kerahimanNya!

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 4/4/2019

BERKAH DALEM

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Keluaran 32:7-14

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1891228859218095?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.