Inspiration

Inspirasi Doa: Allahku Ya Allahku Mengapa Kau Tinggalkan Aku? Oh Tidak Anakku, Percayalah!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi doa yang bisa kita hayati, apa pun agama dan kepercayaan kita. Bagaimanakah?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Inspirasinya dari Bacaan Liturgi 14 April 2019 Hari Minggu Palma (Mengenangkan Sengsara Tuhan) Mazmur 22:8-9.17-18a.19-20.23-24. Doa itu dalam refren sebagai berikut: Allahku, ya Allahku, mengapa Kautinggalkan daku? Inilah selengkapnya.

Semua yang melihat aku mengolok-olok; mereka mencibirkan bibir dan menggelengkan kepala! Mereka bilang, “Ia pasrah kepada Allah, biarlah Allah yang meluputkannya, biarlah Allah melepaskannya! Bukankah Allah berkenan kepadanya?”

Sekawanan anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. Segala tulangku dapat kuhitung.

Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan membuang undi atas jubahku. Tetapi Engkau, Tuhan, janganlah jauh; ya kekuatanku, segeralah menolong aku!

Maka aku akan memasyhurkan nama-Mu kepada saudara-saudaraku dan memuji-muji Engkau di tengah jemaat: Hai kamu yang takut akan Tuhan, pujilah Dia; hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah Dia! Gentarlah terhadap Dia, hai segenap anak cucu Israel! (Mazmur 22:8-9.17-18a.19-20.23-24)

Referensi pihak ketiga

Mazmur ini termasuk mazmur ratapan. Pemazmur mengalami duka mendalam karena keadaan yang berat yang dialaminya. Ia diolok-olok lawan. Bahkan hidupnya diancam dan serasa kelam. Dalam keadaan itulah, pemazmur berseru kepada Allah: Allahku ya Allahku mengapa Kau tinggalkan aku?

Namun ternyata, pemazmur juga percaya bahwa Allah akan segera menolongnya. Maka pemazmur pun berdoa: Tetapi Engkau, Tuhan, janganlah jauh, kekuatanku, segerqlah menolong aku!

Dengan iman dalam doa itu, pemazmur percaya akan pertolongan Tuhan. Dalam bahasa Tuhan, seakan jawaban diberikan dengan berfirman: Oh Tidak anakku, percayalah!

Kebenaran doa ini sudah terjadi secara sempurna dalam diri Yesus Kristus yang menderita sengsara, wafat dan dimakamkan; namun bangkit dari alam maut sesuai dengan Kitab Suci ini.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 13/4/2019

BERKAH DALEM

Sumber: refleksi pribadi terinspirasi Mazmur 22:8-9.17-18a.19-20.23-24

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2012010300776431?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.