Inspiration

Yesus Kristus Pintu Keselamatan Manusia dan Semesta Alam

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi indah dan menarik bersumber dari Bacaan Liturgi Senin 13 Mei 2019 Hari Biasa Pekan Paskah IV Bacaan Injil Yohanes 10:1-10. Kita baca selengkapnya teksnya.

Referensi pihak ketiga

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar. Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.” Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka. Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. (Yohanes 10:1,3-10)

Referensi pihak ketiga

Apa maknanya? Manakah inspirasi indah dan menarik itu? Pertama, yang utama dari seluruh teks adalah berada dalam konteks bahwa Yesus Kristus mencintai kita, manusia dan semesta alam ini. Melalui Inkarnasi-Nya, dalam Yesus Kristus, Putra Allah Yang Maha Tinggi mengosongkan Diri-Nya dari kemuliaan surgawi bagi manusia dan semesta alam.

Kedua, dalam pengosongan diri itu, Yesus Kristus menyatakan sebagai Pintu kepada domba-domba-Nya. Artinya, Yesus Kristus menyatakan Diri-Nya sebagai Pintu Keselamatan bagi manusia dan semesta alam. Bagaimana Pintu Keselamatan itu dilalui? Pintu itu dilalui melalui Sakramen-Sakramen yang tersedia dalam kehidupan Gereja dan segala hal baik yang terjadi dalam kehidupan ini di segala bahasa, agama dan budaya.

Referensi pihak ketiga

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 13/5/2019

 »̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi Senin 13 Mei 2019 Hari Biasa Pekan Paskah IV Bacaan Injil Yohanes 10:1-10.

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/723596823933763?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.