Inspiration

Ajaran Yesus, Katakan Ya atau Tidak Seturut Kejujuran dan Kebenaran

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Yesus bersabda: Katakanlah ya kalau ya, katakan tidak bila tidak! Selebihnya dari di jahat! Apa maknanya?

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Mengatakan “ya” jika kita mengatakan ya, dan “tidak” jika kita mengatakan tidak adalah ajakan untuk menghindari dan menolak niat berbohong dalam hidup kita. Yesus menegaskan bahwa segala sesuatu yang mengaburkan apa yang seharusnya kita katakan, atau apa pun yang dimaksudkan untuk menyesatkan, menutupi atau memalsukan dengan penekanan salah, “berasal dari si jahat.” 

Sabda ini masih relevan dan signifikan di zaman ini ketika ada upaya untuk mengaburkan kebenaran dengan repitisi kebohongan. Itulah ketidaktulusan yang banyak kita lihat terjadi dalam kehidupan politik kita. 

Repetisi kebohongan akan menjadi sesuatu yang destruktif dalam kehidupan kita. Mari kita saling belajar bersikap jujur dan benar dalam mewujudkan kerukunan, peesaudaraan dan upaya menjaga keutuhan ciptaan dan kelestarian lingkungan hidup kita.

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.**

Omah Joglo Wisma Natalis, 14/6/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Bacaan Liturgi 15 Juni 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa X Bacaan Injil Mateus 5:33-37

Somber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1958632362340825?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.