Inspiration

Tuhan Membentuk Hati Kita, Ketika Kita Sedang Berdoa!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Dalam tradisi iman Kristiani, kita mengenal satu doa yang diwariskan oleh Yesus. Doa itu disebut Doa Bapa Kami. Doa Bapa Kami diajarkan oleh Yesus kepada para pengikut-Nya dengan sebuah pengantar yang unik.

Referensi pihak ketiga

Dalama pengantar itu, Yesus bersabda, dengan isi yang unik. Mari kita baca dan renungkan.

“… jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepadaNya.” (Mateus 6:6-8)

Bapa tahu apa yang kita butuhkan bahkan sebelum kita meminta kepada-Nya. Sabda ini bisa menjadi sumber penghiburan dan harapan yang tiada habisnya ketika itu mendorong kita untuk terus-menerus berpaling kepada Bapa kita dalam doa. Intinya, kesalehan sejati bukanlah masalah jumlah kata seperti frekuensi dan cinta yang kita gunakan dalam doa kepada Allah dalam semua peristiwa hidup kita.

Masalahnya, jika Bapa kita sudah mengetahui kebutuhan kita, mengapa kita masih harus berdoa kepada-Nya? Menjawab pertanyaan ini, saya ingat nasihat St Agustinus. St, Agustinus meyakinkan kita bahwa ketika kita berdoa, Tuhan sedang membentuk hati dan jiwa kita sehingga kita akan siap untuk menerima hal-hal baik yang Dia inginkan untuk menjawab doa kita. Maka, dari itu, kendati Bapa sudah tahu kebutuhan kita, tetapilah kita harus berdoa dan menyatakan harapan kita kepada-Nya hingga batin, jiwa dan hidup kita dibentuk oleh-Nya untuk setiap kebaikan yang akan dilimpahkan-Nya kepada kita.

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Kampus Ungu Unika Soegijapranata, 20/6/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Bacaan Liturgi 20 Juni 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XI Bacaan Injil Mateus 6:7-15

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3366349753518984?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.