Inspiration

Luar Biasa Istimewa Para Bhikhu dan Bhikhuni Bersama Umat Buddha Mendaraskan Kitab Sucinya

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Saya merasa terpekarti saat mendapatkan undangan dari Bante Sri Pannavaro Mahathera untuk menghadiri Tipitaka Chanting.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Saya merasa sangat terpesona saat tiga Bhikhu mendaraskan Mangala Sutta yakni Sutra tentang Berkah Utama. Didasarkan falam bahasa aslinya dengan nada resitatif syahdu hening. Dalam bahasa Indonesia Mangala Sutta bisa diterjemahkan sebagai berikut.

SUTRA TENTANG BERKAH UTAMA 

Tidak berkumpul dengan yang tidak bijaksana, 

Berkumpul dengan yang bijaksana, 

Mmberi hormat kepada yang layak dihormati. 

Inilah berkah utama

Hidup di tempat yang sesuai 

Berkat jasa-jasa dalam hidup yang lampau.

Menuntun diri ke arah yang benar

Itulah berkah utama.

Memiliki pengetahuan dan ketrampilan, 

Terlatih baik dalam tata susila.

Ramah tamah dalam ucapan. 

Itulah berkah utama.

Membantu ayah dan ibu, 

Menyokong anak dan istri

Bekerja bebas dari pertentangan. 

Itulah berkah utama.

Berdana dan hidup sesuai dengan Dharma

Menolong sanak keluarga

Bekerja tanpa cela

Itulah berkah utama.

Menjauhi, tidak melakukan kejahatan

Menghindar dari minuman keras

Tekun melaksanakan Dharma

Itulah berkah utama

Selalu menghormat dan rendah hati

Merasa puas dan selalu berterima kasih

Mendengarkan Dharma pada saat yang tepat

Itulah berkah utama

Sabar, rendah hati bila diperingatkan

Mengunjungi para pertapa

Membahas Dharma pada saat yang tepat

Itulah berkah utama

Bersemangat dalam menjalankan hidup suci

Menembus Empat Kesunyataan Mulia

Serta mencapai Nibbana

Itulah berkah utama

Meski tergoda hal-hal duniawi

Namun bathin tidak tergoyahkan

Tiada susah, tanpa noda, penuh damai

Itulah berkah utama

Karena dengan mengusahakan hal-hal itu

Manusia tak terkalahkan di mana pun juga

Serta berjalan aman ke mana juga

Itulah berkah utama

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

4Saya kian terharu saat diminta memberikan sambutan secara tiba-tiba. Saya katakan, alangkah indahnya bila kita semua menjadi Kitab Suci kita sebagai acuan hidup bersama, apa pun agama dan kepercayaan kita. Hidup akan damai sejahtera laksana diserukan dalam Mangala Sutta. Kota hidup dalam kebijaksanaan persaudaraan dengan semua orang hingga segala makhluk berbahagia. Dengan begitu peradaban kasih bagi masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat dan beriman sesuai agama dan kepercayaan masing-masing kian terwujud.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr

Hadir pula pada kesempatan itu Vikep DIY Romo Andrianus Maradiyo Pr. Beliau hadir bersama dengan Tim Kevikepan DIY Ibu Elisabeth, Pak Andre dan Pak Anton.

Inilah hal yang luar biasa. Hadir pula tokoh-tokoh lintasagama dari Islam, Kristen dan Konghucu pada kesempatan itu.

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Borobudur, 12/7/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi mengikuti Tipitaka Chanting di Borobudur, acara masih berlangsung hingga Minggu Sore (12-14/7/2019)

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2502417951592953?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.