Inspiration

Kebenaran Kristus bagi Semua Orang Tanpa Diskriminasi, Mengapa?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Mari kita perhatikan ayat-ayat Sabda Kristus ini. Apa maknanya?

Referensi pihak ketiga

Yesus bersabda, “Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui. Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.” (Mateus 10:26-27)

Apa yang Benar itu selalu Benar. Kebenaran akan menjadi nyata dan berkat bagi umat dan masyarakat. Bahkan juga di era post-truth, saat orang menebar hoax dan kebohongan. 

Maknanya, tidak ada Kebenaran yang disembunyikan yang tidak akan diungkapkan. Di sini, Yesus meyakinkan kita bahwa semua Kebenaran dan Kebaikan akan diungkapkan pada waktunya. Memang, di zaman now, kebohongan dan kekeliruan bergerak dengan kecepatan cahaya, berkat Internet. Kebenaran tampaknya berjalan jauh lebih lambat. 

Referensi pihak ketiga

Masalahnya bukan hal baru. St. Paulus pmemperingatkan dalam 2 Timotius 4: 3-5, Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!” (2Tim 4:3-5) 

Di zaman now, kebenaran itu tentang keutuhan pernikahan, atau martabat kehidupan manusia sejak terjadinya pembuahan, kebenaran tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keutuhan ciptaan; ya; semua Kebenaran itu akan muncul dalam pikiran publik, pada akhirnya. 

Demikian juga, dengan kebenaran Yesus Kristus akan berakar dalam diri kita jika kita ingin memiliki sukacita dan kehidupan yang bermakna. Momen-momen kehidupan yang paling tidak bahagia terjadi ketika kita menyimpang dari Kebenaran jalan Kristus sebab Kristus adalah “jalan, kebenaran dan hidup” (Yohanes 14:). Demi Kebenaran Kristus, keburukan manakah yang paling perlu disingkirkan dari hidup kita?

Referensi pihak ketiga

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Bengkel Arteri Semarang, 13/7/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 13 Juli 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XIV Mateus 10:24-33

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2834395377618019?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.